This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Rabu, 01 Mei 2013
Calon Anggota Legeslatif PKS Padang Pariaman Dapil 1
Dapil 1 Berdasarkan No Urut
![]() |
| 1. ZAITUN , S.Pd |
![]() |
| 2. JON HENDRI |
![]() |
| 3. SUPARMAN, ST |
![]() |
| 4. SYAFARUDDIN , S.Ag |
![]() |
| 5. DARENTI ARIESTI |
| 6. SYAHRIAL. A |
![]() |
| 7. IVAN NOVIAN |
![]() |
| 8. IDWARMAN |
![]() | |||
| 9. ZULHIJAH. |
Senin, 29 April 2013
Ikhwan Gaul
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan Pesantren Tahfiz Sekolah Daarul Qur'an Internasional Bandung, Rabu (15/8) hari ini menerima kepulangan 8 duta Alquran Indonesia untuk Palestina ke Gaza. Rombongan ini telah berada di Gaza sejak 7 Juli-7 Agustus 2012.
Para duta Alquran ini masih berusia belasan tahun, 3 di antaranya berhasil menghafal 30 juz Alquran.
"Pengiriman duta Alquran ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Asia Pacific Community (Aspac) for Palestine, sebagai bentuk penghargaan terhadap Palestina di Asia Pasifik," ujar Direktur Pesantren Tahfidz Sekolah Daarul Qur'an Internasional Bandung sekaligus ketua rombongan, Ustadz Agus Sujatmiko saat jumpa pers di Gedung KNRP di Jalan Jabir Ragunan, Jakarta Selatan.
Agus mengaku sempat merasa takut membawa anak-anak binaannya ke Palestina yang sedang dalam kondisi perang. Namun ternyata suasana di sana cukup aman, sehingga mereka bisa belajar Al Quran dan melakukan banyak kegiatan lainnya.
"Sempat deg-degan bawa anak-anak ke Palestina yang sedang berperang. Tapi kami bisa belajar Alquran di sana. Kunjungan ini membuktikan sekali lagi bahwa Gaza adalah kota yang aman. Walau dalam kungkungan zionis Israel, Gaza jauh dari kesan terorisme yang selama ini digaungkan oleh pihak barat," lanjut Agus.
Rombongan Indonesia diterima baik oleh masyarakat dan tokoh Gaza, termasuk Perdana Menteri (PM) Palestina, Ismail Haniyyah.
"Walaupun mereka kekurangan, mereka membuat makanan terbaik yang bisa mereka buat. Para pemuda Palestina memiliki semangat yang tinggi dan siap jika suatu saat mereka dibutuhkan untuk berjihad," kata Agus.
Pengiriman duta Alquran ini bertujuan untuk menguatkan hubungan baik yang telah lama dijalin antara Indonesia dan Palestina. Selain itu, dari kunjungan ini Agus mengaku belajar banyak mengenai pengelolaan masyarakat berbasis Alquran.
"Kunjungan ini juga bermanfaat untuk pembelajaran untuk mencoba membangun basis komunitas penghafal Alquran di beberapa tempat di Indonesia, terutama generasi muda. Diharapkan di masa mendatang dapat lahir para pemimpin bangsa yang dekat dengan Alquran termasuk hafiz Alquran," ujarnya.
Salah satu duta Alquran, Hanif Hibatullah (14) yang hafal 10 juz Alquran ini mengaku senang dapat menimba ilmu Alquran di Palestina.
"Saya ke Gaza dengan modal hafalan 10 juz. Di sana saya ingin menggali ilmu-ilmu yang tidak ada di sekolah. Pengalamannya sangat menyenangkan karena kami disambut dengan sangat baik terutama saat perpisahan dengan rakyat Palestina. Walaupun mereka dalam keadaan perang, namun mereka sangat memuliakan kedatangan kami," kata Hanif.
Agus menambahkan, di Palestina, para duta Al Quran memiliki kesempatan untuk menambah hafalannya. Selain itu, rombongannya begitu dimuliakan oleh warga Palestina. Bahkan beberapa di antara duta Alquran dipersilakan menjadi imam salat Tarawih di Palestina. Selain itu, mereka juga sempat menampilkan grup nasyid yang disiarkan langsung di Radio Aqsa, Palestina.
"Mereka mengajak kami ke berbagai acara di beberapa masjid, bahkan meminta kami untuk menjadi imam salat tarawih di sana. Menurut mereka, muslim Indonesia memiliki suara yang merdu," pungkasnya.
Senin, 01 April 2013
Jokowi Gandeng Aliran Sesat LDII untuk Sosialisasikan Program Kerjanya
AS kirim jet tempur di tengah ancaman nuklir Korut
AS mengatakan mengerahkan pesawat siluman ke Korea Selatan di saat Korea Utara menyatakan akan terus membangun senjata nuklir.
Jet tempur F-22 dikerahkan sebagai bagian latihan militer gabungan dengan Korea Selatan, kata AS.
Dalam beberapa hari terakhir, pesawat pengebom B-52 dan pesawat siluman juga telah diterbangkan ke wilayah itu di tengah retorika konfontatif dari Pyongyang.
Korea Utara hari Sabtu mengatakan mereka memasuki "situasi perang" dengan Korea Selatan.
Negara komunis itu juga murka dengan sanksi PBB atas uji coba nuklir mereka pada bulan Februari dan latihan militer tahunan gabungan AS-Korea Selatan.
Korea Utara telah mengeluarkan beberapa peringatan serangan dengan sasaran AS dan Korea Selatan, yang dibalas AS dengan pengerahan jet tempur.
Pesawat-pesawat F-22 diterbangkan dari Jepang ke pangkalan udara Osan di Korea Selatan, kata seorang pejabat.
"[Korea Utara] tidak akan mencapai apa apa dengan ancaman atau provokasi, yang hanya akan mengisolir Korea Utara dan melemahkan upaya internasional untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Asia timur laut," demikian pernyataan komando mliter AS di Korea Selatan seperti dilaporkan kantor berita Reuters.
Dalam pertemuan tingkat tinggi yang jarang terjadi pada hari Minggu, Komite Pusat Korea Utara menyebut senjata nuklir sebagai "urat nadi bangsa" dan menyatakan tekad untuk membangun program nuklir yang lebih modern, kata kantor berita pemerintah KCNA.
Hanya sedikit pihak yang berkeyakinan bahwa Korea Utara akan memicu konflik besar.
Tetapi beberapa tahun terakhir telah terjadi insiden-insiden mematikan seperti tenggelamnya kapal perang Korea Selatan (Pyongyang menyatakan tidak bersalah) dan peluncuran peluru kendali ke sebuah pulau Korea Selatan.
Kamis, 21 Maret 2013
PKS Musuh Bersama
Saking banyak musuh PKS sehingga apapun terjadi di Indonesia semua dikaitkan dengan PKS ,,
Sejak LHI ditahan banyak mencerca dan memaki kebaikan PKS selama ini,, Media TEMPO dan beberpa media lainnya selalu berusaha menjatuhkan PKS tapi selalu gagal ,,bahkan sampai kantornya diserang preman pun juga dikatakan kader PKS yg melakukan, sungguh pembodohan yang keji, tahu alasannya ? ternyata pimpinan TEMPO juga terkait skandal Century yang selalu didesak oleh PKS utk membongkarnya.. sekarang bahkan untuk menangkap seorang LHI harus campur tangan pihak asing,belum lama ini Mentan yang diserang habis- habisan oleh KPK yg sampai kini membuat KPK bingung belum juga ada bukti untuk menahan mentan padahal sang penguasa sudah berkali - kali menekan kepda KPK agar menjatuhkan Mentan supaya AS ngak murka lagi ,,sehingga KPK sampai jurus mabuk pun dipakai KPK untuk menghancurkan PKS dengan memeriksa AD/ART apakah ada pengaturan kuato impor daging Indonesia disana,tidak berhasil disana diskenario kelangkaan bawang merah dan bawang putih , yangbunjung - ujung adalah Mentan, padahla bawang ditimbun oleh para importir apakah ini disengaja importir atau di pesan oleh penguasa,, yg jelas importir ngak kan mau memacet kan roda bisnisnya , sakrang menkominfo juga kader PKS diserang habis - habisan tentang proyek internet kecamatan , dimana dengan alasan ditemukan tidak tepat sasaran pada salah satu daerah oleh anggota DPRI RI komisi I Lily wahid dkk, anehnya bukan diminta evaluasi malah dihentikan padahal semua berjalan sesuai prosedur UU yang berlaku, dan satu lagi terjadi teror perampok di Tambora juga dibilang kader PKS , ngak ada habisnya cara untuk menjatuhkan PKS oleh para musuh PKS , tapi semua itu tidak ada hasilnya, semakin PKS diserang semakin besar partai ini ibarat bola salju semakin digulingkan semakin besar, terbukti dengan hasil survei RRC PKS berda pada urutan ke 3 , jika disurvei satu bulan menjelang pemilu 2014 para pengamat yakin PKS akan berada pada urutan pertama " 1 "
Densus Merekayasa Penangkapan Teroris Tambora! Ini Saksinya...
“Polisi membohongi masyarakat, perampok di Tambora itu perampok bukan teroris!” teriak pria itu seraya memperkenalkan dirinya di hadapan peserta diskusi di kantor Syariat Islam di matraman, Jakarta, Rabu (20/3).
Lelaki itu bernama Syamsudin Abdul Ghani, pengajar taklim di Gerakan Reformis Islam cabang Bekasi. Syamsudin berkata bukan tanpa alasan.
Ketika diwawancara wartawan, dia mengatakan bahwa ada saksi-saksi yang membenarkan kejadian tersebut adalah rekayasa.
“Pertama malam Kamis, semua warga disuruh RT supaya tidak keluar tidak jelas alasannya. Kedua anak didik saya melihat malam itu ada beberapa orang yang meletakan bom
“Perbedaan pengetahuan, yang satu tahunya begitu, yang satu taunya begini. Hanya perbedaan aja. Saling tukar menukar informasi,” jawab Boy.
Sebelumnya, diketahui ada 14 bom pipa yang diketemukan pasca penangkapan tujuh terduga teroris di gudang Kampung Mustika RT 02 RW 03 Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya Bekasi pada Jumat lalu (15/3).
Yang menjadi sangat aneh sekali, terdapat sebuah senapan Uzi buatan Israel yang dipakai oleh teroris. Padahal seorang mujahidin tidak akan mau memakain senapan Uzi.
Yang tidak rasional lagi, para teroris yang juga dinyatakan perampok tersebut dikatakan sebagai kader partai Islam PKS, sedangkan orang-orang itu tidak pernah shalat berjamaah di Masjid. Padahal, kader PKS itu masing-masing individunya sudah mewajibkan diri untuk selalu shalat berjamaah di Masjid dan selalu membaur pada masyarakat.(jn/suaranews)
Rabu, 20 Maret 2013
Roma, Tunggulah Kaum Muslimin Menuju Kota Anda
kemudian Abdullah meminta peti kitabnya yang masih tertutup. Abu Qubail berkata: “Kemudian ia mengeluarkan sebuah kitab dari padanya. Lalu Abdullah berkata: ‘Ketika kami sedang menulis di sekeliling Rasulullah SAW tiba-tiba beliau ditanya: ‘Yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukkan terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma?” Kemudian Rasulullah menjawab: “Kota Heraklius akan ditaklukkan terlebih dahulu, yakni Konstantinopel.”
Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.
Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’i Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.
Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 km dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.
Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk pembebasan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.
Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lagi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.
Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut Marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.
Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).
Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.
Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan Salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.
Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan Valacie.
Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan Valachie) serta menguasai Albania.
Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.
Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.
Saat ini kita sedang menanti dan terus bergerak untuk merealisasikan janji Rasulullah berikutnya: Menaklukkan Roma (Italia). Insya Allah. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Wa li-Llahil hamd!
Dia Yang Datang Tak Diundang
27 Mei 2006 meluluhlantakan kehidupan, jeritan kematian kembali menggema,tak kurang dari 5000 jiwa melayang,tewas dalam hitungan menit!
Masihkah kau tunda untuk beribadah kepadaNya? Masihkah kau terus berpoya-berpoya bergelimang dosa dan noda? Atau kematian datang padamu dan kamu baru bertobat?
Terlambat!
Berita kematian sudah ku sampaikan lewat TV, Internet, Cerita, SMS, koran, majalah dan lain sebaginya, masih kau sangsi bahwa aku akan datang padamu? Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, tanpa kau duga, tanpa bisa kau prediksi, tiba-tiba, kau mati!
Putuslah semua yang kau banggakan
Putuslah semua harapanmu
Putuslah semua cita-citamu
Putuslah semua yang kau cintai dan mencintaimu
Putuslah semuanya, kecuali amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh
Putuslah kamu dengan segala harta benda yang kamu miliki
Lalu apa yang kamu cari, jika semua akan kau tinggalkan?
Melihat orang-orang tak juga sadar
Melihat orang-orang tak juga tobat
Melihat orang-orang yang bangga dengan dosa-dosa
Melihat orang-orang yang tak juga mau sholat
carilah ridhoNya.
Ayo segera tobat
Ayo segera kembali kepadaNya
Ayo segera sholat
Ayo segera berbuat kebaikan
Ayo segera beramal sebanyak-banyaknya dan berdoalah
Ya Allah … hidup dan kematian keduanya berasal dariMu
Engkaulah yang menghidupkan dan Engkaulah yang mematikan
Maka hidupkanlah hamba dalam kebaikan
Dan matikan hamba juga dalam kebaikan, amin.
Kasus Kudeta Hanya Pengalihan Isu Kasus Ibas Tersangkut Hambalang
Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin meragukan isu kudeta dan demonstrasi besar-besaran 25 Maret seperti yang dikemukakan Presiden berdasarkan data-data intelijen.
"Sampai saat ini kita semua tak yakin, siapa yang akan melakukan kudeta? Dalam sejarah perkudetaan di dunia, kudeta hanya efektif bila dilakukan oleh kekuatan bersenjata," kata Hasanuddin dalam keterangannya, Rabu (20/3).
Menurut Hassanudin, sangat tidak mungkin kudeta dilakukan oleh kelompok sipil. Kudeta di Indonesia hanya efektif jika dilakukan oleh TNI atau anggota-anggota TNI yang bersenjata. Apakah TNI akan melakukan hal tersebut? Seperti kita ketahui para panglima dan jajaran teras TNI justru dijabat oleh orang-orang kepercayaan presiden.
"Lalu apakah ada tanda-tanda atau sinyal TNI akan melakukan kudeta? Menurut hemat saya sangat tidak mungkin," ujar Hasanuddin.
Meski demikian Hasanuddin mengakui ada kelompok yang menginginkan SBY turun
Kelompok buruh-pun yang memiliki massa terorganisir juga terpecah dalam kepentingan kelompoknya masing-masing. "Kelompok buruh berjuang untuk menuntut kenaikan UMR, pedagang kaki lima berjuang agar tak digusur dari lapaknya dan kelompok lain punya kepentingan sendiri," tandasnya.
Hasanuddin justru menduga isu kudeta justru dihembuskan untuk tujuan tertentu termasuk mengalihkan isu agar publik terpecah fokusnya dari isu korupsi Hambalang. "Mari kita lihat benarkah tanggal 25 Maret nanti akan ada kudeta padahal TNI/Polri sudah diperintahkan untuk siaga?," pungkasnya.
Isu kudeta merebak setelah beberapa aktivis, organisasi massa dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) melakukan konsolidasi dan mengagendakan pada 25 Maret akan melakukan aksi demonstrasi untuk menggulingkan Presiden SBY. MKRI yang dimotori oleh aktivis Ratna Sarumpaet, Adhi Massardi dan kawan-kawan menilai rezim SBY yang korup, tidak layak untuk menyelenggarakan Pemilu 2014, untuk itu MKRI telah menyiapkan pemerintahan transisi selaku penyelenggara Pemilu.(b8)























![HANYA SEBULAN DI GAZA, 8 REMAJA INDONESIA JADI HAFIZH QUR'AN.
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan Pesantren Tahfiz Sekolah Daarul Qur'an Internasional Bandung, Rabu (15/8) hari ini menerima kepulangan 8 duta Alquran Indonesia untuk Palestina ke Gaza. Rombongan ini telah berada di Gaza sejak 7 Juli-7 Agustus 2012.
Para duta Alquran ini masih berusia belasan tahun, 3 di antaranya berhasil menghafal 30 juz Alquran.
"Pengiriman duta Alquran ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Asia Pacific Community (Aspac) for Palestine, sebagai bentuk penghargaan terhadap Palestina di Asia Pasifik," ujar Direktur Pesantren Tahfidz Sekolah Daarul Qur'an Internasional Bandung sekaligus ketua rombongan, Ustadz Agus Sujatmiko saat jumpa pers di Gedung KNRP di Jalan Jabir Ragunan, Jakarta Selatan.
Agus mengaku sempat merasa takut membawa anak-anak binaannya ke Palestina yang sedang dalam kondisi perang. Namun ternyata suasana di sana cukup aman, sehingga mereka bisa belajar Al Quran dan melakukan banyak kegiatan lainnya.
"Sempat deg-degan bawa anak-anak ke Palestina yang sedang berperang. Tapi kami bisa belajar Alquran di sana. Kunjungan ini membuktikan sekali lagi bahwa Gaza adalah kota yang aman. Walau dalam kungkungan zionis Israel, Gaza jauh dari kesan terorisme yang selama ini digaungkan oleh pihak barat," lanjut Agus.
Rombongan Indonesia diterima baik oleh masyarakat dan tokoh Gaza, termasuk Perdana Menteri (PM) Palestina, Ismail Haniyyah.
"Walaupun mereka kekurangan, mereka membuat makanan terbaik yang bisa mereka buat. Para pemuda Palestina memiliki semangat yang tinggi dan siap jika suatu saat mereka dibutuhkan untuk berjihad," kata Agus.
Pengiriman duta Alquran ini bertujuan untuk menguatkan hubungan baik yang telah lama dijalin antara Indonesia dan Palestina. Selain itu, dari kunjungan ini Agus mengaku belajar banyak mengenai pengelolaan masyarakat berbasis Alquran.
"Kunjungan ini juga bermanfaat untuk pembelajaran untuk mencoba membangun basis komunitas penghafal Alquran di beberapa tempat di Indonesia, terutama generasi muda. Diharapkan di masa mendatang dapat lahir para pemimpin bangsa yang dekat dengan Alquran termasuk hafiz Alquran," ujarnya.
Salah satu duta Alquran, Hanif Hibatullah (14) yang hafal 10 juz Alquran ini mengaku senang dapat menimba ilmu Alquran di Palestina.
"Saya ke Gaza dengan modal hafalan 10 juz. Di sana saya ingin menggali ilmu-ilmu yang tidak ada di sekolah. Pengalamannya sangat menyenangkan karena kami disambut dengan sangat baik terutama saat perpisahan dengan rakyat Palestina. Walaupun mereka dalam keadaan perang, namun mereka sangat memuliakan kedatangan kami," kata Hanif.
Agus menambahkan, di Palestina, para duta Al Quran memiliki kesempatan untuk menambah hafalannya. Selain itu, rombongannya begitu dimuliakan oleh warga Palestina. Bahkan beberapa di antara duta Alquran dipersilakan menjadi imam salat Tarawih di Palestina. Selain itu, mereka juga sempat menampilkan grup nasyid yang disiarkan langsung di Radio Aqsa, Palestina.
"Mereka mengajak kami ke berbagai acara di beberapa masjid, bahkan meminta kami untuk menjadi imam salat tarawih di sana. Menurut mereka, muslim Indonesia memiliki suara yang merdu," pungkasnya.
@[165544540167704:274:Fimadani]](https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s480x480/67353_547644255275717_737951976_n.jpg)






