This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 16 Februari 2013
Kamis, 14 Februari 2013
MUI: PKS jadi tumpuan harapan kami
Kamis, 14 Februari 2013
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap pemerintah tidak
mengambil alih proses sertifikasi halal. Pemerintah sebaiknya berperan
dalam melakukan sosialisasi hingga regulasi dan pengawasan.
Demikian diungkapkan Ketua MUI KH. Amidhan saat bersilaturahim dengan
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Rabu (13/2) di Gedung
DPR. Amidhan didampingi Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim dan
jajarannya, diterima Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua
DPR dari PKS, Sohibul Iman dan anggota Panja RUU Jaminan Produk Halal
(JPH), Nasir Djamil.
Amidhan mengungkapkan, kedatangannya dalam rangka meminta dukungan
Fraksi PKS untuk mengawal RUU JPH dengan menjadikan MUI sebagai pihak
yang diberikan kewenangan untuk melakukan proses sertifikasi halal.
“PKS jadi tumpuan harapan kami dalam memperjuangkan kehalalan produk
yang dikonsumsi umat. PKS ini partai kader yang sebenarnya, dan sudah
teruji konsistensinya. Alhamdulillah PKS luar biasa, mampu menyelesaikan
masalah. Mampu mengubah musibah menjadi berkah. Ada musibah justru
makin solid,” puji Amidhan.
Amidhan menambahkan, RUU JPH sebaiknya tidak memberi peluang kepada
pemerintah untuk menerima pendaftaran permohonan sertifikasi halal.
Menurutnya, sebaiknya peran pemerintah adalah pasca sertifikasi
dilakukan oleh MUI.
“MUI dengan LPPOM sudah melangkah jauh. Proses permohonan sertifikasi
halal sudah bisa online. Pemohon tinggal isi formulir online, lalu LPPOM
MUI mengirim auditor,” tutur Amidhan.
Menanggapi Amidhan, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan, sikap
PKS sudah jelas untuk mendukung kewenangan sertifikasi halal tetap ada
di MUI.
“PKS sudah firm, kewenangan fatwa halal-haram itu ada di MUI. Pemerintah
cukup menindaklanjuti dengan sosialisasi, pengawasan, regulasi dan
lain-lain,” tandas Hidayat.
Untuk itu, Hidayat meminta MUI juga berkomunikasi dengan fraksi-fraksi
lain agar mendukung upaya meloloskan RUU JPH dengan menjadikan MUI
sebagai pihak yang diberikan kewenangan untuk melakukan proses
sertifikasi halal. dpc pks pariaman selatan
Rabu, 13 Februari 2013
Maafkan Kami PKS
13 February 2013 |
Saya dan keluarga termasuk yang tidak suka politik,
karena politik itu busuk. Partai politik itu busuk, mengejar kekuasaan
setinggi-tingginya dengan menghalalkan berbagai cara. Saya benci semua
partai politik termasuk PKS. Bagi kami, PKS suka membawa-bawa agama ke
dalam politik, justru akan membuat agama itu jadi jelek.
Pasca kasus suap daging sapi oleh LHI mantan presiden PKS, saya dan
keluarga makin benci dengan PKS, dan sempat melontarkan makian dan
cacian kepada partai ini.
Tapi berhari-hari membaca tulisan-tulisan yang berisi kebencian kepada
PKS, lalu membandingkan dengan partai lainnya… lama-lama timbul
penyesalan. Saya merasa hujatan, cacian, umpatan kepada PKS terlalu
berlebihan. Saya menyadari kerja-kerja kader PKS di masyarakat jauh
lebih baik daripada gonjang-ganjing partai lain. Saya melihat wajah
kader-kader PKS seperti bukan politikus…tapi santri, anak-anak pengajian
yang rendah hati, ramah dan suka menolong. Saya malu kepada orang-orang
yang saya hujat selama ini.
Ini murni dari hati nurani saya, semakin saya pelajari tentang PKS,
semakin saya melihat PKS itu sebenarnya sangat berbeda dengan partai
lain. Apalagi saya sempat membaca beberapa artikel di
www.pkspiyungan.org yang sepertinya itu khusus untuk kader-kadernya.
PKS itu asset bangsa yang harus dijaga. Kalau ada kekurangan, apa sih di
dunia ini yang tidak ada kekurangan? Kalau ada kader atau petingginya
yang berbuat salah, siapa sih di dunia ini yang tidak pernah bersalah?
Partai lain ada yang korupsi lebih besar dan berkali-kali..tapi seingat
saya, tidak ada yang dihujat sehebat PKS seperti saat ini. Saya membaca,
selama ini memang belum pernah kejadian ada petinggi PKS yang melakukan
korupsi, begitu salah satu jadi tersangka (dan belum tentu benar),
tiba-tiba PKS dituding seolah-olah adalah partai terkorup se Indonesia.
Akhirnya saya juga menemukan fakta bahwa PKS merupakan partai yang
kadernya paling solid se Indonesia. Justru inilah kekayaan yang tidak
dimiliki di Partai lain. Selain itu, terlihat PKS adalah partai yang
melahirkan pemimpin, bukan partai yang dilahirkan oleh pemimpin. PKS
jadi pemenang pemilu waktu itu di DKI, bukan karena ketokohan. Tapi PKS
memunculkan tokoh-tokoh baru. Termasuk yang baru saja muncul dan saya
ikuti orasi-oransinya yang menggugah, yaitu presiden barunya, M.Anis
Matta. Orasinya luar biasa, mampu menggugah hati kader-kadernya. Bahkan
menurut saya, mudah-mudahan ini tidak provokatif, saya berharap orang
seperti Anis Matta ini diperlukan di Republik Indonesia ini sebagai
Presiden. Sekali lagi, PKS itu menurut saya adalah asset bangsa…harus
dijaga dan dipertahankan.
Akhirnya, saya ingin menyampaikan pesan penting saya : Maafkan kami
PKS…kami yang selama ini menghujatmu, menghinamu, dan melecehkanmu….
sebenarnya adalah tanda cinta kepadamu. Kami bukanlah yang lebih baik
darimu… Maju terus..semoga target kalian tercapai, katanya mau jadi 3
besar. (Isnya Allah) dpc pks pariaman selatan)
Sabtu, 19 Januari 2013
"PERASAAN WANITA" ...
Bismillahir-Rah manir-Rahim ... Kadangkala ada mungkin tergambar di benak pikiranmu,bahwa engkau tlh salah ketika memilih diriku menjadi pasanganmu,kadangkala ia mengganggu dalam pergaulan sehari-harimu dgn ku terkadang ku takut perasaan cintamu menjadi benci,
limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan,
dan ketenanganpun menjadi ketegangan.
Disaat engkau msh sibuk dgn pekerjaan yg tak kunjung selesai,tak jarang aku kau abaikan,wkt di rumahpun,kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu,bukankah engkau tahu akupun butuh perhatian darimu,terkadang ku cari perhatianitu,namun salah dilihat dipandanganmu,kalaulah itu terlihat salah,semoga engkau bisa melihat kebaekanku yg lain,bukankah ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala yg mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan''Dan pergaulilah mereka(istrimu)dgn baek,kemudian bilal kamu tdk menyukai mereka(maka bersabarlah)karena mungkin kamu tdk menyukai sesuatu,padahal ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan padanya kebaikan yg banyak'' (QS.An Nisa''19)
Rasullullah shallallu'alaihi wa sallam yg kita cintaipun berpesan ''Sempurnanya iman seorang mukmin adalah mereka yg baek akhlaknya,dan yg terbaek(pergaulannya)dgn istri-istri mereka''jika engkau melihat kekurangan pada diriku,ingat lah kembali pesan beliau,jgn membenci seorang mukmin(laki-laki)pada mukminat(perempuan)jika ia tdk suka suatu kelakuannya pasti ada jg kelakuan lainnya yg ia sukai''(HR.Muslim)
Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yg sempurna segalanya,bukankah engkau tahu bahwa hanyalah ALLAH yg maha sempurna,tdk lh sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitunh kekurangan dan kesalahanmu,jangan lah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat padamu..
Saat ku rela pergi bersamamu, kutinggalkan orang tua dan sanak saudaraku,ku ingin kaulah yg mengisi kekosongan hatiku,naungilah diriku dgn kasih sayang dan senyuman darimu,
ku ingat pula saat ku ragu memilih siapa pendampingku,ketakwaan yg terlihat dlm keseharianmu-lah yg mempesona diriku bukankah sahabat Rasullullah shallallahu alaihi wa sallam,ali bin Tholib saat ditanya oleh seorang,''Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan dgn siapakah sepatutnya aku nikahkan dai,'Ali R.a pun mnjawab,'kawinkan lah dia dgn lelaki yg bertakwa kepada ALLAH,sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya,dan jika ia tdk menyukainya maka dia tdk akan menzaliminya,'ku harap engkau lah laki-laki itu.
Saat trjadi kesalahan yg tak sengaja ku lakukan mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan,sadarlah sesungguhnya egois tlh menguasai dirimu,perbaekilah kekurangan diriku dgn lemah lembut,jgn lah kasar terhadapku,bukankah Rasullullah tlh mengajarkan kepada dirimu,saat Muawiah bin ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggung jawab suami kepada istri,beliaupun menjawb,'Dia memberimu makan ketika ia makan,dan memberinya pakaian ketika ia berpakaian,jgn lah engkau keras trhadapku,karena Rasullullah shallallahu alaihi wa sallam pun tak pernah brbuat kasar trhadap istri-istrinya.
Tahukah engkau anugerah yg akan engkau terima dari ALLAH di akhirat kelak,renungkanlah bahwa''mereka yg berlaku adil,kelak di hari kiamat akan bertahta singgasana yg trbuat dari cahaya.mereka adalah orang yg brlaku adil ketika menghukum,dan adil trhadap istri-istri mereka serta orang-orang yg menjadi tanggung jawabnya,''(HR.Muslim)
ku do'akan bahwa engkau lah yg kelak slh satu yg menempati singgasana tersebut dan aku adalah permaisuri istanamu.
jika engkau ada wkt ajarkanlah diriku dgn ilmu yg telah ALLAH berikan kepadamu,apalagi engkau sibuk,maka biarkan aku menuntut ilmu,namun takkan ku lupakan tanggung jawabku,sehingga kelak diriku dpt menjadi sekolah buat putra putrimu,bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra putrinya semoga engkau selalu mendampingiku dlm mendidik putra putri kita dan bertakwa kepada Allah.
Ya ALLAH, Engkaulah saksi ikatan hati ini.. aku tlh jatuh cinta pada lelaki pasangan hidupku,jadikanlah cinta pada suamiku ini sebagai penambah kekuatanku utk mencintai-MU
Namun ku mohon pula,jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-MU ya ALLAH...hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yg semu,jagalah hatiku agar tdk brpaling pada hati-MU ya ALLAH,jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku.
Jadikanlah pula kerinduan terhadapku tdk melupakan kerinduannya trhadap surga-MU,
bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-MU,
ingatkanlah diriku,jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-MU,
telah berjumpa pada taat pada-MU,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-MU,
kokohkanlah ya Allah ikatanya,kekalkanlah cintanya,tunjukilah jalan-jalannya,
penuhilah hati-hati ini dgn Nur-MU yg tiada pernah pudar, lapangkanlah dada kami dgn limpahan keimanan kepada-MU dan keindahan brtawakal di jalan-MU.. Aamiin ya Rabbal'alamin.
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
--------------- --------------- --------------- ---
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahum ma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
Bismillahir-Rah manir-Rahim ... Kadangkala ada mungkin tergambar di benak pikiranmu,bahwa engkau tlh salah ketika memilih diriku menjadi pasanganmu,kadangkala ia mengganggu dalam pergaulan sehari-harimu dgn ku terkadang ku takut perasaan cintamu menjadi benci,
limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan,
dan ketenanganpun menjadi ketegangan.
Disaat engkau msh sibuk dgn pekerjaan yg tak kunjung selesai,tak jarang aku kau abaikan,wkt di rumahpun,kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu,bukankah engkau tahu akupun butuh perhatian darimu,terkadang ku cari perhatianitu,namun salah dilihat dipandanganmu,kalaulah itu terlihat salah,semoga engkau bisa melihat kebaekanku yg lain,bukankah ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala yg mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan''Dan pergaulilah mereka(istrimu)dgn baek,kemudian bilal kamu tdk menyukai mereka(maka bersabarlah)karena mungkin kamu tdk menyukai sesuatu,padahal ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala menjadikan padanya kebaikan yg banyak'' (QS.An Nisa''19)
Rasullullah shallallu'alaihi wa sallam yg kita cintaipun berpesan ''Sempurnanya iman seorang mukmin adalah mereka yg baek akhlaknya,dan yg terbaek(pergaulannya)dgn istri-istri mereka''jika engkau melihat kekurangan pada diriku,ingat lah kembali pesan beliau,jgn membenci seorang mukmin(laki-laki)pada mukminat(perempuan)jika ia tdk suka suatu kelakuannya pasti ada jg kelakuan lainnya yg ia sukai''(HR.Muslim)
Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yg sempurna segalanya,bukankah engkau tahu bahwa hanyalah ALLAH yg maha sempurna,tdk lh sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitunh kekurangan dan kesalahanmu,jangan lah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat padamu..
Saat ku rela pergi bersamamu, kutinggalkan orang tua dan sanak saudaraku,ku ingin kaulah yg mengisi kekosongan hatiku,naungilah diriku dgn kasih sayang dan senyuman darimu,
ku ingat pula saat ku ragu memilih siapa pendampingku,ketakwaan yg terlihat dlm keseharianmu-lah yg mempesona diriku bukankah sahabat Rasullullah shallallahu alaihi wa sallam,ali bin Tholib saat ditanya oleh seorang,''Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan dgn siapakah sepatutnya aku nikahkan dai,'Ali R.a pun mnjawab,'kawinkan lah dia dgn lelaki yg bertakwa kepada ALLAH,sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya,dan jika ia tdk menyukainya maka dia tdk akan menzaliminya,'ku harap engkau lah laki-laki itu.
Saat trjadi kesalahan yg tak sengaja ku lakukan mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan,sadarlah sesungguhnya egois tlh menguasai dirimu,perbaekilah kekurangan diriku dgn lemah lembut,jgn lah kasar terhadapku,bukankah Rasullullah tlh mengajarkan kepada dirimu,saat Muawiah bin ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggung jawab suami kepada istri,beliaupun menjawb,'Dia memberimu makan ketika ia makan,dan memberinya pakaian ketika ia berpakaian,jgn lah engkau keras trhadapku,karena Rasullullah shallallahu alaihi wa sallam pun tak pernah brbuat kasar trhadap istri-istrinya.
Tahukah engkau anugerah yg akan engkau terima dari ALLAH di akhirat kelak,renungkanlah bahwa''mereka yg berlaku adil,kelak di hari kiamat akan bertahta singgasana yg trbuat dari cahaya.mereka adalah orang yg brlaku adil ketika menghukum,dan adil trhadap istri-istri mereka serta orang-orang yg menjadi tanggung jawabnya,''(HR.Muslim)
ku do'akan bahwa engkau lah yg kelak slh satu yg menempati singgasana tersebut dan aku adalah permaisuri istanamu.
jika engkau ada wkt ajarkanlah diriku dgn ilmu yg telah ALLAH berikan kepadamu,apalagi engkau sibuk,maka biarkan aku menuntut ilmu,namun takkan ku lupakan tanggung jawabku,sehingga kelak diriku dpt menjadi sekolah buat putra putrimu,bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra putrinya semoga engkau selalu mendampingiku dlm mendidik putra putri kita dan bertakwa kepada Allah.
Ya ALLAH, Engkaulah saksi ikatan hati ini.. aku tlh jatuh cinta pada lelaki pasangan hidupku,jadikanlah cinta pada suamiku ini sebagai penambah kekuatanku utk mencintai-MU
Namun ku mohon pula,jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-MU ya ALLAH...hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yg semu,jagalah hatiku agar tdk brpaling pada hati-MU ya ALLAH,jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku.
Jadikanlah pula kerinduan terhadapku tdk melupakan kerinduannya trhadap surga-MU,
bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-MU,
ingatkanlah diriku,jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-MU,
telah berjumpa pada taat pada-MU,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-MU,
kokohkanlah ya Allah ikatanya,kekalkanlah cintanya,tunjukilah jalan-jalannya,
penuhilah hati-hati ini dgn Nur-MU yg tiada pernah pudar, lapangkanlah dada kami dgn limpahan keimanan kepada-MU dan keindahan brtawakal di jalan-MU.. Aamiin ya Rabbal'alamin.
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
--------------- --------------- --------------- ---
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahum ma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
Rabu, 09 Januari 2013
Di Indonesia Konon Iblispun Minta Pensiun?
Seorang teman, mungkin sudah kehilangan argumentasi lagi, ketika
menghadapi berbagai kedurhakaan dan kemaksiatan, sampai-sampai membaut
plesetan, "Iblis pun di Indonesia minta pensiun kepada tuhan", cetusnya. Manusia yang berbuat terkutuk, tapi yang disalahkan iblis.
Di Indonesia manusia korupsi, manusia menikmati zina, manusia selingkuh, manusia berjudi, manusia minum, manusia menumpuk harta riba, manusia berdusta, manusia menzalimi orang lain, dan bahkan membunuh, selalu yang disalahkan iblis.
Padahal manusia itu sendiri, yang sudah berubah menjadi iblis. Manusia yang wujudnya manusia itu, sejatinya sudah berubah menjadi iblis. Manusia yang raganya berbentuk sebagai mana yang ada, tetapi sifatnya dan karakternya sudah berubah menjadi iblis.
Segala tindakan dan perbuatan yang dilakukan, tak lain perbuatan iblis yang terkutuk. Tetapi, manusia tidak pernah menyadari, bahwa perbuatan yang dilakukannya itu, benar-benar perbuatan iblis.
Tak aneh. Dari waktu ke waktu di Indonesia, para pengikut iblis alias setan, bukan semakin sedikit, tetapi semakin banyak. Manusia berlomba-lomba menjadi pengikut iblis. Menikmati gaya hidup iblis. Menikmati kebiasaan iblis. Menikmati kesukaan iblis. Hidup bersama dengan komunitas iblis. Seraya merasa bahagia dengan para iblis.
Hidup dengan penuh kenistaan malah menjadi kebanggaan, dan manusia yang nista masih bisa menyombongkan diri. Lihat wajah-wajah para koruptor? Tidak ada nampak sedikitpun terbersit di wajah mereka, rasa penyesalan dan malu. Mereka tetap tertawa-tawa di depan kamera wartawan. Mereka memberikan keterangan dengan lancar. Tanpa ragu. Betapa nurani mereka sudah benar-benar mati.
Orang yang melakukan zina dengan perempuan, sesudah itu membunuh perempuan yang dizinai dengan dimutilasi, kemudian menzinai anaknya, dan membakar anaknya, tetapi tak nampak sedikitpun penyesalan atas perbuatannya. Tetap bisa bicara dengan lancar. Tak ada hambatan apapun berbicara. Artinya melakukan perbuatan terkutuk itu, sangat dinikmatinya, dan tidak merasa bersalah sedikitpun.
Begitu pula pejabat sudah gagal, korup, menzalimi rakyat, berdusta, tukang cari sensasi, tetapi masih berani mengumbar senyum. Ke mana-mana mengumbar senyum. Sudah jelas-jelas korup, masih berani menolak, dan tetap menganggap dirinya sebagai manusia suci. Lagi-lagi yang disalahkan iblis.
Di Indonesia kekuasaan iblis sudah sangat hegemonik. Kekuasaan iblis sudah sistemik. Merambah ke seluruh lini kehidupan. Tetapi, anehnya manusia masih belum merasa, bahwa dirinya menjadi iblis, bahkan masih merasa sebagai manusia suci.
Agama (Islam) yang disampaikan para ulama dan da'i, seperti masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Ibarat angin lalu. Tak berbekas. Tak ada sedikitpun atsarnya (bekasnya).
Semua orang berlari dan berlomba mengikuti jalan iblis, bukan jalan al-haq. Manusia-manusia yang sudah kalah dengan iblis. Manusia sudah menjadi budak iblis. Di Indonesia, jalan hidup iblis sudah mengalahkan manusia-manusia, yang rela dan ridho, tunduk dan patuh kepada iblis, bukan lagi kepada Rabbul Alamin.
Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, sudah mewanti-wanti,diakhir zaman memegang agama al-haq (al-Islam), diibaratkan seperti memegang bara api. Betapa beratnya. Tetap berkomitmen kepada al-haq seperti memegang bara api, dan Allah Azza Wa Jalla menjanjikan kemenangan.
Tetapi, hari ini betapa sedikitnya manusia yang yakin akan janji Allah Azza Wa Jalla, tetap istiqomah di jalan-Nya, berjuang diatas manhaj-Nya, dan menghadapi iblis dengan penuh ketegaran, dan tidak mau bertekuk lutut dihadapan para iblis terlaknat itu. Wallahu'alm.
Di Indonesia manusia korupsi, manusia menikmati zina, manusia selingkuh, manusia berjudi, manusia minum, manusia menumpuk harta riba, manusia berdusta, manusia menzalimi orang lain, dan bahkan membunuh, selalu yang disalahkan iblis.
Padahal manusia itu sendiri, yang sudah berubah menjadi iblis. Manusia yang wujudnya manusia itu, sejatinya sudah berubah menjadi iblis. Manusia yang raganya berbentuk sebagai mana yang ada, tetapi sifatnya dan karakternya sudah berubah menjadi iblis.
Segala tindakan dan perbuatan yang dilakukan, tak lain perbuatan iblis yang terkutuk. Tetapi, manusia tidak pernah menyadari, bahwa perbuatan yang dilakukannya itu, benar-benar perbuatan iblis.
Tak aneh. Dari waktu ke waktu di Indonesia, para pengikut iblis alias setan, bukan semakin sedikit, tetapi semakin banyak. Manusia berlomba-lomba menjadi pengikut iblis. Menikmati gaya hidup iblis. Menikmati kebiasaan iblis. Menikmati kesukaan iblis. Hidup bersama dengan komunitas iblis. Seraya merasa bahagia dengan para iblis.
Hidup dengan penuh kenistaan malah menjadi kebanggaan, dan manusia yang nista masih bisa menyombongkan diri. Lihat wajah-wajah para koruptor? Tidak ada nampak sedikitpun terbersit di wajah mereka, rasa penyesalan dan malu. Mereka tetap tertawa-tawa di depan kamera wartawan. Mereka memberikan keterangan dengan lancar. Tanpa ragu. Betapa nurani mereka sudah benar-benar mati.
Orang yang melakukan zina dengan perempuan, sesudah itu membunuh perempuan yang dizinai dengan dimutilasi, kemudian menzinai anaknya, dan membakar anaknya, tetapi tak nampak sedikitpun penyesalan atas perbuatannya. Tetap bisa bicara dengan lancar. Tak ada hambatan apapun berbicara. Artinya melakukan perbuatan terkutuk itu, sangat dinikmatinya, dan tidak merasa bersalah sedikitpun.
Begitu pula pejabat sudah gagal, korup, menzalimi rakyat, berdusta, tukang cari sensasi, tetapi masih berani mengumbar senyum. Ke mana-mana mengumbar senyum. Sudah jelas-jelas korup, masih berani menolak, dan tetap menganggap dirinya sebagai manusia suci. Lagi-lagi yang disalahkan iblis.
Di Indonesia kekuasaan iblis sudah sangat hegemonik. Kekuasaan iblis sudah sistemik. Merambah ke seluruh lini kehidupan. Tetapi, anehnya manusia masih belum merasa, bahwa dirinya menjadi iblis, bahkan masih merasa sebagai manusia suci.
Agama (Islam) yang disampaikan para ulama dan da'i, seperti masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Ibarat angin lalu. Tak berbekas. Tak ada sedikitpun atsarnya (bekasnya).
Semua orang berlari dan berlomba mengikuti jalan iblis, bukan jalan al-haq. Manusia-manusia yang sudah kalah dengan iblis. Manusia sudah menjadi budak iblis. Di Indonesia, jalan hidup iblis sudah mengalahkan manusia-manusia, yang rela dan ridho, tunduk dan patuh kepada iblis, bukan lagi kepada Rabbul Alamin.
Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam, sudah mewanti-wanti,diakhir zaman memegang agama al-haq (al-Islam), diibaratkan seperti memegang bara api. Betapa beratnya. Tetap berkomitmen kepada al-haq seperti memegang bara api, dan Allah Azza Wa Jalla menjanjikan kemenangan.
Tetapi, hari ini betapa sedikitnya manusia yang yakin akan janji Allah Azza Wa Jalla, tetap istiqomah di jalan-Nya, berjuang diatas manhaj-Nya, dan menghadapi iblis dengan penuh ketegaran, dan tidak mau bertekuk lutut dihadapan para iblis terlaknat itu. Wallahu'alm.
Sabtu, 05 Januari 2013
... SURGA MENURUT MEREKA ....
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ada sebuah sajak pendek, pengarangnya anak SD yang namanya tak kuingat lagi, dulu pernah kubaca... di majalah anak-anak, dan sajak itu beberapa waktu lalu pernah terdengar lagi dari mulut seorang anak remaja dengan redaksi yang berbeda tapi ada kemiripan kata-kata. Kira-kira begini bunyinya :
Apa itu Surga ...
Kata Mama, “Surga itu indah”
Lalu kutanya, “Adakah gunung dan pantai di sana?”
Kata Mama, “Di sana semua ada, pemandangan indah yang tak bisa terlukiskan”
Kutanya lagi, “Adakah roti keju dan susu coklat kegemaranku?”
Kata Mama, “Semuanya ada. Tuhan menyediakan segalanya di surga”
Dan aku bertanya lagi, “Kalau begitu, bolehkah aku sekarang pergi kesana, duhai Mama?”
Tiba-tiba mama menangis seraya memelukku
Kutanya pada mama, “Kenapa mama menangis?”
Mama menatapku lekat-lekat sambil berurai air mata
Lalu mama berucap, “Jangan sekarang, yah sayang… Jangan tinggalkan mama”]
Aku bingung, Apa itu surga
Susi, anak remaja itu, yang juga memiliki sebuah blog pribadi, sebelum menutupkan mata selamanya, ia bercerita bahwa sajak pendek itu ia bacakan di depan orang tuanya. Terbayang sedihnya, hati ortu Susi pasti amat berduka, di kala membacakan itu, Susi kan sudah terkapar di rumah sakit, selalu terapi pengobatan karena kanker yang diidapnya. Dan pasti semua orang tua akan menitikkan air mata kalau anaknya membaca sajak tersebut dengan penuh penghayatan. Kesucian jiwa anak-anak mengantarkan kesederhanaan berpikir dalam menggapai impiannya.
Saking menggambarkan kenyamanan dan bahagianya kata “surga”, setiap orang bisa punya sudut pandang masing-masing saat melukiskan maknanya. Misalkan abah Cecep yang tukang becak, tetanggaku di bandung dahulu, beliau bilang, “Wah, kalau abah tiap hari kan nyetir becak, mungkin kalau pas bisa nyetir sedan mewah, berasa kayak di surga yah…hehe”, candanya. Ada-ada saja, si abah.
Lain lagi pikiran Mang Udin yang kerja di proyek bangunan, selalu kerja keras dari subuh sampai menjelang malam. Sampai-sampai Mang Udin pernah nyeletuk, “Haduh, Saya mah gak ada hari libur, susah ngambil cuti kayak yang kerja kantoran. Kalau Mang Udin ini cuti seharian, bisa tidur seharian sambil maen sama anak-anak, terus tidur lagi dan makan enak, wah, ibaratnya sedang berada di surga dong yah…”. Semua yang mendengar jadi tersenyum.
Bagi para ibu, merawat, mendidik anak-anak dan kebersamaan jalan perjuangan dengan suami adalah upaya merajut jalan ke surga-Nya. Bagi para suami, mengemban amanah sebagai imam dalam keluarga, melihat senyum ceria istri dan anak-anak adalah merintis keridhoan-Nya menuju kenyamanan surga. Sedangkan bagi anak-anak, serasa di surga jika bisa bermain dengan ayah-ibu yang komplet setiap hari, bisa mengerjakan apa pun yang disukai, atau berlibur sepuasnya tanpa diganggu Pe-Er atau tugas lain dari sekolah, dll.
Lain pula para politikus dan atau penguasa di kursi-kursi empuk, nampaknya surga diartikan sebagai posisi atau kedudukan, kalau menang setelah pemilu ‘bagaikan’ masuk ke pintu surga, semua jalan terasa mudah, sanak family bersuka cita, ikutan bahagia diajak jalan-jalan gratis melanglang buana, diistimewakan dalam pelayanan apa pun juga, meskipun menyadari dana yang dipakai adalah uang rakyat hasil ngutang dari badan keuangan dunia. Astaghfirrullah …
Ada seorang saudari sholihat yang bercerita tentang teman baiknya, ibu Inah. Ketika di telepon ibu Inah bilang, “Saya tinggal di surga lho, jeng…”
“Lho…koq begitu, maksudnya gimana nih jeng…?”, tanya temannya.
Bu Inah berceloteh, “Iya…tiap subuh selalu dibangunkan adzan subuh, yang adzan suami saya sendiri atau anak-anak. Rumah kami sekarang menempel langsung dengan masjid, lho jeng… bertetangga dengan keluarga penjaga masjidnya, terasa kayak di surga toh jeng? Hehehe…”
Sang teman sangat terharu dan merasa memperoleh hikmah-Nya, Alhamdulillah, betapa bersyukurnya bu Inah, kalian taukah bahwa rumah mereka hanya sepetak ruang berukuran kira-kira 3 X 4 meter saja? Lagi pula, ruang kos-an itu berstatus mengontrak. Dengan ruangan kecil itu, bu Inah merasa bahagia ibarat sudah tinggal di surga sebab setiap waktu sholat wajib, mereka sekeluarga bisa on-time sholat berjama’ah. Subhanalloh. Sedangkan bagi orang lain, mungkin suara adzan dianggap pengganggu tidur.
”Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman [55] : 13)
Ustadz Sofyan yang merupakan dosenku pernah mengatakan bahwa seseorang ditempatkan di surga ataukah neraka kelak adalah keputusan atau kehendak-Nya, siapa yang dilimpahi pertolongan-Nya, ampunan serta keridhoan Allah ta’ala maka surga tempat persinggahan akhirnya.
Sedangkan siapa yang dikehendaki-Nya untuk menerima adzab, maka persinggahan akhir adalah neraka. Dan orang-orang beriman melalui jalan terjal di dunia untuk mengecap kebahagiaan di akhirat, perjalanan susah, dilanda sakit, diuji dengan beragam cobaan hidup sehingga tak terpikir untuk bertanya tentang surga, yang ada dalam benak kaum mukmin adalah memohon petunjuk-Nya, keridhoan dan kasih sayang Allah SWT.
Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda, ”Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.” Dan dalam hadits lain disebutkan, ”Kematian adalah hiburan bagi orang beriman.” (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya dengan sanad hasan)
Ya Allah, Yaa Rahman Yaa Rahiim, Jadikanlah kami termasuk golongan orang yang senantiasa ingat kepada-Mu, selalu mensyukuri nikmat-Mu dan selalu meningkatkan kualitas beribadah kepada-Mu, serta selalu memperoleh ampunan-Mu, amiin. Wallohu ‘alam bisshowab. (pks pariaman selatan)
by : bidadari_Azzam
(bidadariazzam.blogspot.com @Krakow, hujan di kala summer, terbit fajar 2 juli 2011)
Kamis, 03 Januari 2013
Hukum Yang Tebang Pilih 1
M. Sayuti > Pemerhati sosial & hukum
Ada istilah diminang " Pisau Bamato Sabalah " pepetah ini sering dipakai dalam menilai sebuah hukum, sepertinya istilah ini lah sering terjadi di Indonesia , dimana kita lihat hukum diIndonesia sangat cepat melibas kalangan bawah, miskin, rakyat jelata.
Dalam tahun 2012 begitu banyak kasus yang tebang pilih oleh Kepolisian, Kejari, dan Kejaksaan serta lembaga hukum lainnya, saya heran ketika melihat ada berita yang menghukum dua orang warga di magelang hanya karna menebang dua batang bambu yang tumbang mengena rumahnya dan menghambat jalan umum, dengan bangganya jaksa penuntut umum dan hakim menghukum penjarakan mereka, belum lagi kasus lain seperti seorang nenek mecuri ubi satu rumpun karena kelaparan, mencuri satu buah coklat, maling ayam, tabrak maut,dan masih banyak kasus yang serupa , tentu yang melakukan hal sedemikian adalah masyarakat bawah, terlepas motif aksinya apa ? sudah dipastikan tanpa menunggu waktu dijebloskan kekandang si tumbin ( penjara ), bahkan ada yang mati dipenjara , bukan karna lamanya penjara tapi sarapan kekerasan bagi oknum, sungguh ironis hukum negri ini.
Berapa banyak kasus pejabat korupsi yang mencuri uang rakyat miliyaran bahkan triliunan , maling seperti ini belum ditahan bahkan sudah masuk pemilihan berikutnya masih saja enjoy mereka mencalon lagi tanpa ada rasa salah, kenapa ?? terlalu bagus kayaknya kalau kita panggil koruptor, seharusnya kita panggil maling, tapi ngak ada yang teriak kan maling,,,,,,, ketika uang rakyat dicuri.
Inilah hukum Indonesia pisau mata sebelah, seharusnya selaku pemegang kekuasaan hukum " Pisau Bermata Dua " tajam atas bawah dalam memberantas kejahatan. Istilahnya " tibo didado ndak babosongan, tibo diparuik ndak bakampihan " walaupun pejabat, anak pejabat dan orang kaya seharusnya juga cepat ditetapkan, jangan pihak berwenang menjadikan tersangka sebagai ATM berjalan bagi mereka, untuk meraup keuntungan pribadi, seperti yang kita lihat jika ada pejabat yang sudah jadi tersangka dalam 1 tahun belum tentu jadi terdakwa selama Maling itu memberikan uang kapan mereka minta.
bersambung,,,,,,,,,
Selasa, 01 Januari 2013
Minang Disusupi Budaya Antah Barantah
Oleh : M Sayuti ( Ketua JPRMI Kab. Padang Pariamaan Priode 2011 - 2014 )
Sangat miris kita melihat kondisi masyarakat minang saat ini , dimana nilai - nilai kebudayaan yang selama ini dipertahankan ternyata mulai memudar pada generasi muda saat ini.
Generasi Minang sudah tidak banyak lagi tahu dengan adat istiadat " ndak ba adat " dimana kita lihat gaya , tutur bahasa ,cara kehidupan, dan kebiasaa tidaklah lagi sama dengan dengan filosofi minang " adat basandi syara' , syara' basandi kitabullah " atau memang mungkin sudah berganti dengan filosofi " adat basandi antah, antah basandi barantah " akhirnya terjadi budaya antah barantah,
Pada pergantian tahun baru masehi ini kita lihat mereka menghamburkan uang untuk menyabutnya, dengan bergadang minum alkohol, orgen tunggal, lepas petasan , tiup terompet, yang semuanya itu bermacam budaya
1. bergadang minum alkohol adalah budaya ala Barat,
2. lepas petasan budaya Majusi ( dalam rangka menyembah dewa matahari )
3. tiup terompet budaya Yahudi dalam menyambut tahun baru
Mungkin hanya lonceng yang jarang dipakai didaerah kita , belum lagi kita lihat para ninik mamak, orang tua , mereka semua seperti anggap biasa kebudayaan seperti ini, adat hanya tinggal cerita, dan yang dipertahankan adalah yang menguntungkan bagi pemegang tampuk adat istiadat.
Kita berajak pada contoh yang lain dimana pada pesta pernikahan sangat aneh bagi masyarakat kita kalau tidak ada orgen tunggal dengan artis seksi nya yang juga sanak kemenakan kita , " orang awak juo " menari erotis dipangung disaksikan oleh seluruh mamak, orang tua , pemuda sampai anak baun kencur ikut menyaksikan, luar biasa kebiasaan nya, didalam berlansung akad pernikahan yang merupakan sunah Rasul, tapi dimeriahkan dengan kemaksiatan. akhirnya lahirlah generasi - generasi ini,, ada yang datuk , anaknya menjadi anak Funk, ada seorang Buya anaknya jadi bandar judi , dll. Sangat sulit rasanya mengembalikan generasi keadat minang, tetapi kita bisa merubah masyarakat kita menjadi masyarakat madani dengan Tarbiyah, mengenalkan mereka pada agama dengan benar dengan pendekatan emosional dan bijaksana,, dengan sendirinya nilai adat yang sebenarnya akan tumbuh dalam diri mereka,
Sangat miris kita melihat kondisi masyarakat minang saat ini , dimana nilai - nilai kebudayaan yang selama ini dipertahankan ternyata mulai memudar pada generasi muda saat ini.
Generasi Minang sudah tidak banyak lagi tahu dengan adat istiadat " ndak ba adat " dimana kita lihat gaya , tutur bahasa ,cara kehidupan, dan kebiasaa tidaklah lagi sama dengan dengan filosofi minang " adat basandi syara' , syara' basandi kitabullah " atau memang mungkin sudah berganti dengan filosofi " adat basandi antah, antah basandi barantah " akhirnya terjadi budaya antah barantah,
Pada pergantian tahun baru masehi ini kita lihat mereka menghamburkan uang untuk menyabutnya, dengan bergadang minum alkohol, orgen tunggal, lepas petasan , tiup terompet, yang semuanya itu bermacam budaya
1. bergadang minum alkohol adalah budaya ala Barat,
2. lepas petasan budaya Majusi ( dalam rangka menyembah dewa matahari )
3. tiup terompet budaya Yahudi dalam menyambut tahun baru
Mungkin hanya lonceng yang jarang dipakai didaerah kita , belum lagi kita lihat para ninik mamak, orang tua , mereka semua seperti anggap biasa kebudayaan seperti ini, adat hanya tinggal cerita, dan yang dipertahankan adalah yang menguntungkan bagi pemegang tampuk adat istiadat.
Kita berajak pada contoh yang lain dimana pada pesta pernikahan sangat aneh bagi masyarakat kita kalau tidak ada orgen tunggal dengan artis seksi nya yang juga sanak kemenakan kita , " orang awak juo " menari erotis dipangung disaksikan oleh seluruh mamak, orang tua , pemuda sampai anak baun kencur ikut menyaksikan, luar biasa kebiasaan nya, didalam berlansung akad pernikahan yang merupakan sunah Rasul, tapi dimeriahkan dengan kemaksiatan. akhirnya lahirlah generasi - generasi ini,, ada yang datuk , anaknya menjadi anak Funk, ada seorang Buya anaknya jadi bandar judi , dll. Sangat sulit rasanya mengembalikan generasi keadat minang, tetapi kita bisa merubah masyarakat kita menjadi masyarakat madani dengan Tarbiyah, mengenalkan mereka pada agama dengan benar dengan pendekatan emosional dan bijaksana,, dengan sendirinya nilai adat yang sebenarnya akan tumbuh dalam diri mereka,
Langganan:
Postingan (Atom)
















