Milad PKDP Ke-28 di Medan
Milad Nasional Ke-28 PKDP Sukses
Plt Gubsu Harapkan Masyarakat Minang Berikan Kontribusinya Dalam Pembangunan di Sumut
Ketua DPD PKDP Medan : Marilah Kita Bersatu Untuk Menguatkan Barisan
MEDAN ( ) – Masyarakat Minang, khususnya Piaman yang ada di Sumatera
Utara (Sumut) telah banyak melahirkan para tokoh-tokoh intelektual dari
berbagai bidang profesi. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat
Minang, khususnya masyarakat Piaman di Sumut dapat dijadikan contoh bagi
daerah-daerah yang ada di Sumatera Utara, untuk melahirkan calon-calon
yang berguna bagi daerahnya maupun bangsanya sendiri.
Demikian pernyataan diatas dikatakan, Plt Gubernur Sumatera Utara
(Gubsu) Gatot Pujonugroho, ST saat memberikan sambuatannya pada acara
Milad Nasional ke-28 Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP), di Kolam
Sri Deli Medan, Minggu (27/5).
Gatot memaparkan, adapun berbagai bidang profesi yang dilahirkan
masyarakat Minang, khususnya masyarakat Piaman diantaranya pada jalur
Intelektual, seperti melahirkan tokoh guru-guru besar maupun para
dokter-dokter spesialis, yang notabenenya lulusan-lulusan di berbagai
universitas di Sumut, khususnya Medan, seperti di Universitas Sumatera
Utara (USU), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Medan dan Universitas
Negeri Medan (Unimed).
“Di profesi dagang dan bisnis, sebagian besar kaum pribumi di
Sumatera Utara terwakili oleh orang Minang, khususnya masyarakat
Pariaman,” ungkap Plt Gubsu.
Gatot juga mengharapkan kerjasama masyarakat Minang dalam memberikan
kontribusinya dibidang pembangunan di Medan, khususnya Sumatera Utara.
“Saya sangat mengharapkan kerjasama masyarakat Minang untuk memberikan
kontribusinya pada pembangunan dalam segala lini di Medan ini, khususnya
Sumatera Utara,” harap Gatot, yang langsung diberikan aplus oleh para
undangan yang hadir dalam acara Milad Nasional PKDP tersebut.
Sementara, dikesempatan yang sama, Ketua DPW Persatuan Keluarga
Daerah Piaman (PKDP) Sumatera Utara Muhakam Muhammadiyah SH, dalam
sambutannya pada acara dimaksud, mengucapkan terimakasihnya kepada
masyarakat Minang, khususnya masyarakat Piaman di Sumatera Utara yang
telah hadir dan mau mendukung sepenuhnya acara Milad Nasional PKDP ke-28
tersebut.
“Saya juga mengucapkan terimakasih banyak kepada para panitia Milad
Nasional ini, yang mana sampai saat ini para panitia yang dibentuk tetap
peduli dan eksis memberikan segala bantuannya, baik itu moril maupun
materil,” lanjut Muhakam, sembari menambahkan, hendaknya untuk ke depan
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDP konsekuen dalam membantu acara Milad
PKDP nantinya.
Disela-sela acara dimaksud, Ketua Dewan Penasehat DPP PKDP, Mayjen
TNI Purn. Syamsul Djalal meminta kepada Ketua Umum DPP PKDP, Dr Ir H
Suhatmansyah , M.Si untuk menyurati Gubernur Sumut dan Walikota Medan,
guna menyatakan PKDP yang sah itu berlambang Tabuik.
“Selain dari pada itu tidak dibenarkan. Karena nantinya hal tersebut
akan menimbulkan perpecahan didalam tubuh PKDP itu sendiri,” tegas
Syamsul Djalal didampingi Dewan Penasehat DPW PKDP Sumut, H.Masri, Ketua
DPW PKDP Sumut, Muhakam Muhammadiyah, SH dan Sekjen DPW PKDP Sumut Ir
H.St.Dahlias Dahlan Manday.
Kesempatan yang sama, usai pengukuhan DPD PKDP Kota Medan,
Drs.Masyurman Tanjung, M.Kes, sebagai Ketua DPD PKDP Kota Medan,
mengharapkan, ke depannya, dengan adanya Milad Nasional tersebut
hendaknya dapat mempersatukan masyarakat Minang, khususnya masyarakat
Piaman yang ada diperantauan.
“Marilah kita bersatu untuk menguatkan barisan agar nantinya
masyarakat Minang, khususnya urang Piaman yang ada diperantaun dapat
menyatukan persepsi unutk membangun masa depan terutama untuk
mengarahkan generasi muda kita ini ke depan lebih baik,” tegas
Masyurman, seraya mengatakan ungkapannya tersebut semata-mata dengan
tujuan, “rantau dibangun, ranah dibina”.
Bukan Organisasi Politik
Sementara, sebelumnya Ketua DPW
Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Sumatera Utara Muhakam
Muhammadiyah SH mengatakan, organisasi atau paguyuban PKDP bukanlah
suatu organisasi politik atau lembaga untuk mendukung partai atau
golongan. Karena PKDP adalah sebuah paguyuban yang notabenenya adalah
untuk mempersatukan masyarakat Minang, khususnya masyarakat Piaman
diseluruh daerah.
“PDKP bukanlah suatu organisasi politik atau lembaga yang mendukung
calon yang ingin menjadi pemimpin didaerah, maupun dalam acara Pemilu
ataupun Pilkada,” tegas Ketua DPW PKDP Sumut, Muhakam Muhammadiya, SH
usai acara dialog seminar interaktif PKDP di Hotel Madani, Sabtu (26/5),
dengan tema “Ketahanan Ekonomi Daerah Melalui Pendekatan Budaya dan
Kearifan Lokal.
Muhakam menjelaskan, acara seminar dengan tema tersebut, tidak ada kaitannya dengan acara untuk mendukung satu calon politik.
“Dalam hal ini PKDP bukan lah satu badan organisasi politik, PKDP
adalah milik masyarakat Piaman yang bergerak dibidang sosial,” tegas
Muhakam, menjawab wartawan tentang adanya isu dukung mendukung satu
calon politik dalam acara Milad PKDP.
“Acara ini murni miliknya masyarakat Piaman diseluruh Indonesia,”
tegas Muhakam didampingi, Ketua DPD PKDP, Drs Mansyurman Tanjung, M.Kes,
Ketua DPP PKDP Bidang Hubungan Ranah dan Rantau, Nurhayati Kahar,
Sekretaris DPD PKDP Ir Syafaruddin Sikumbang, Ketua Satgas PKDP Sumut,
Antoni Piliang, Humas PKDP Sumut, Dul Amri Chan, para pengurus DPW PKDP
Sumut dan pengurus DPD PKDP Medan serta ninik mamak dan para Puak-puak
yang ada di PKDP seluruh daerah di Indonesia. (JRKSB/Haris)
http://suarakomunitas.net