This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

Kasus Kudeta Hanya Pengalihan Isu Kasus Ibas Tersangkut Hambalang


isu kudeta sby pengalihan isu hambalang
Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin meragukan isu kudeta dan demonstrasi besar-besaran 25 Maret seperti yang dikemukakan Presiden berdasarkan data-data intelijen.
"Sampai saat ini kita semua tak yakin, siapa yang akan melakukan kudeta? Dalam sejarah perkudetaan di dunia, kudeta hanya efektif bila dilakukan oleh kekuatan bersenjata," kata Hasanuddin dalam keterangannya, Rabu (20/3).
Menurut Hassanudin, sangat tidak mungkin kudeta dilakukan oleh kelompok sipil. Kudeta di Indonesia hanya efektif jika dilakukan oleh TNI atau anggota-anggota  TNI yang bersenjata. Apakah TNI akan melakukan hal tersebut? Seperti kita ketahui para panglima dan jajaran teras TNI justru dijabat oleh orang-orang kepercayaan presiden.
"Lalu apakah ada tanda-tanda atau sinyal TNI akan melakukan kudeta? Menurut hemat saya sangat tidak mungkin," ujar Hasanuddin.
Meski demikian Hasanuddin mengakui ada kelompok yang menginginkan SBY turun
sebelum tahun 2014. Namun, kemungkinan demontrasi besar-besaran tanggal 25 Maret 2013 mendatang karena semua kelompok mempunyai motivasi yang berbeda. "Andaikan benar akan ada pengerahan massa, bisa dipastikan tak akan mendapat dukungan penuh dari akar rumput," kata Hasanuddin.
Kelompok buruh-pun yang memiliki massa terorganisir juga terpecah dalam kepentingan kelompoknya masing-masing. "Kelompok buruh berjuang untuk menuntut kenaikan UMR, pedagang kaki lima berjuang agar tak digusur dari lapaknya dan kelompok lain punya kepentingan sendiri," tandasnya.
Hasanuddin justru menduga isu kudeta justru dihembuskan untuk tujuan tertentu termasuk mengalihkan isu agar publik terpecah fokusnya dari isu korupsi Hambalang. "Mari kita lihat benarkah tanggal 25 Maret nanti akan ada kudeta padahal TNI/Polri sudah diperintahkan untuk siaga?," pungkasnya.
Isu kudeta merebak setelah beberapa aktivis, organisasi massa dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) melakukan konsolidasi dan mengagendakan pada 25 Maret akan melakukan aksi demonstrasi untuk menggulingkan Presiden SBY. MKRI yang dimotori oleh aktivis Ratna Sarumpaet, Adhi Massardi dan kawan-kawan menilai rezim SBY yang korup, tidak layak untuk menyelenggarakan Pemilu 2014, untuk itu MKRI telah menyiapkan pemerintahan transisi selaku penyelenggara Pemilu.(b8)

Jumat, 08 Maret 2013

PKS Mengaku Tak Gentar 'Jokowi Effect'

Jakarta - PKS sukses merengkuh kemenangan di Jabar dan Sumut. Calon yang diusung PKS, Ahmad Heryawan, di Jabar dan Gatot Pujo Nugroho di Sumut mengalahkan calon lainnya. Termasuk dari PDIP yang membawa Jokowi sebagai jurkam.

"Sejak awal kami tidak gentar kalaupun Jokowi diturunkan di Jabar maupun Sumut," kata Ketua DPP PKS Yudi Widiana saat berbincang, Jumat (8/3/2013).

Sosok Jokowi memang menjadi fenomena. Lihat saja saat dia menjadi jurkam di Jabar dan Sumut. Seluruh masyarakat mengelu-elukan Jokowi. Mereka bahkan mengajak foto bareng.

Kehadiran Jokowi yang apa adanya itu kemudian menjadi fenomena. Sampai ada yang mengistilahkan 'Jokowi effect' akan dirasakan PDIP, selaku partai tempat Jokowi bernaung, bahkan hingga 2014.

"Karena banyak faktor yang tidak membuat Jokowi menjadi leverage untuk kandidat PDIP di kedua daerah tersebut, faktor utamanya adalah sentuhan Jokowi hanya satu sentuhan panggung saja, tapi human touch-nya tidak dirasakan di kedua daerah tersebut," jelas Yudi.

Jokowi dalam sebuah kesempatan pernah ditanya soal langkah dia ikut menjadi jurkam tetapi kemudian pasangan yang didukungnya kalah. Tapi dengan santai, Jokowi hanya tertawa. Dia memilih tidak komentar tapi menurut dia, kalau kondisinya sebagai pemenang akan enak untuk berbicara apa saja

Ini Cerita Lengkap Pemicu Pembakaran Polres OKU oleh Oknum TNI

Foto: pembaca detikcom
Jakarta - Polisi dan TNI menyebut pemicu pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan adalah masalah pribadi anggota. Pelanggaran lalu lintas, perkelahian, dan hinaan sebagai latar belakangnya. Berikut cerita lengkapnya.

Akhir Januari 2013 lalu, hubungan polisi dan TNI di OKU tegang. Semua berawal dari kontak 'sekejap' Brigadir Wijaya dan Pratu Heru Oktavianus di Simpang Empat Sukajadi, Baturaja Timur, Minggu (27/1/2013) dini hari. Wijaya adalah anggota Polantas Polres OKU, sedangkan Heru berasal dari Batalyon 76/15 Armed Tarik Martapura.

Ada informasi, Heru melanggar lalu lintas. Saat akan dihentikan, Heru tancap gas. Wijaya dan beberapa teman mengejar. Aksi kejar-kejaran itu berujung penembakan terhadap Heru.

Informasi lain menyebutkan Heru dan beberapa temannya melintas di lokasi sambil meneriakkan kata-kata ejekan. Wijaya dan teman-temannya tersingung. Heru dan Wijaya terlibat perkelahian tak jauh dari pos polisi. Wijaya melepaskan tembakan dan mengenai leher dan punggung Heru. Heru meninggal saat dibawa ke RS Antonio Baturaja.

Kepolisian dan TNI sama-sama siaga pasca kejadian itu. Mereka berusaha mengantisipasi aksi balas dendam. Kedua pimpinan bertemu dan sepakat berdamai. Kapolda Sumsel diwakili Kapolres OKU AKBP Azis Saputra, sedangkan Pangdam II/Sriwijaya diwakili Dandim 0403/OKU Letkol Inf Imanulhak dan Danyon Armed 15/76 Tarik Syailendra Martapura, Mayor Arm Ifien Anindra.

Kapolres menyatakan permintaan maafnya. "Semoga insiden ini tidak terulang lagi," kata Azis saat jumpa pers di ruang Kapolres OKU, Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, Senin (28/1/2013) lalu.

Saat menyatakan permohanan maaf, Kapolres meneteskan air mata. Pimpinan polisi dan TNI saling berangkulan.

Sementara Dandim OKU menegaskan akan ikut membantu proses hukum yang sedang berjalan. "Sepakat polisi dan Armed tidak ada dendam," tandas Dandim.

Kasus penembakan itu ditangani Propam Polda Sumsel. Wijaya sudah diperiksa dan dijadikan tersangka.

Di lain pihak, ternyata perdamaian itu tidak menyurutkan 'emosi' sekelompok anggota TNI. Kamis (7/3/2013) pagi, mereka mendatangi Mapolres OKU dan menanyakan perkembangan pengusutan kasus penembakan. Diduga karena kecewa, mereka merusak dan membakar Polres sekitar pukul 07.30 WIB.

"Mereka menanyakan perkembangan kasus pelanggaran lalin, lalu merusak dan membakar Polres. Jumlah mereka 90-an," kata Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova ketika dikonfirmasi detikcom.

KSAD Jenderal Pramono Edhi Wibowo mengaku terkejut atas insiden itu. Dia memerintahkan pembentukan tim investigasi untuk mengusut kasus tersebut.


Kamis, 07 Maret 2013

Daftar Tunggu Haji Panjang, Peminat Umrah Membeludak



REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Animo warga Sukabumi dan Cianjur untuk menjalankan ibadah umrah di awal 2013 ini cukup tinggi. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah permohonan pembuatan paspor untuk ibadah umrah di Kantor Imigrasi Sukabumi.

Dari data Imigrasi menyebutkan, dalam dua bulan terakhir jumlah pemohon paspor untuk umrah mencapai sebanyak 2.634 orang. Perinciannya, Januari mencapai 1.293 dan Februari meningkat menjadi 1.341 orang. ‘’Awal tahun ini memang terjadi lonjakan pembuatan paspor umrah,’’ terang Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi, Yayan Indriana, Kamis (7/3).

Peningkatan ini, kata Yayan, salah satunya dikarenakan daftar tunggu haji yang cukup panjang. Sementara di sisi lain banyak warga yang ingin segera beribadah ke Tanah Suci. Akibatnya, terang Yayan, banyak warga yang akhirnya lebih memilih ibadah umrah.

Menurut Yayan, warga yang membuat paspor umrah, di antaranya berasal dari Sukabumi dan Cianjur. Untuk membuat paspor, terang Yayan, cukup mudah dan cepat. Terlebih, saat ini Imigrasi memberikan sejumlah kemudahan, antara lain penyediaan map gratis dan SMS gateway.

Daftar tunggu calon jamaah haji (Calhaj) Kota Sukabumi hingga 2017 mendatang.Saat ini kuota haji Kota Sukabumi hanya sebanyak 240 orang. Sementara daftar tunggu calhaj Kota Sukabumi mencapai 1.560 orang. Seharusnya kuota haji Sukabumi mencapai 350 orang.


Selasa, 05 Maret 2013

Soal Century, Priyo: DPR Mungkin Saja Panggil Anas



Priyo Budi Santoso

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah tim kecil dari Tim Pengawas Bank Century (Timwas Century) mendatangi kediaman Anas Urbaningrum di kediamannya, di Duren Sawit Jakarta Timur, Senin (4/3) kemarin, DPR RI belum mengagendakan untuk memanggil mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Hasil temuan tim kecil Timwas Century yang diperoleh dari Anas masih akan dibahas dan dievaluasi. "Kami belum terima secara resmi laporannya, (tapi) secara informal sudah. Kalau dipandang perlu, bisa saja Mas Anas kami panggil," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (5/3).

Menurut Priyo, nantinya akan dibahas sejauh mana signifikansi hasil temuan tim kecil dari Timwas Century melalui rapat internal pimpinan. Termasuk apakah nama-nama baru yang disampaikan Anas memang memiliki peranan penting dalam pengusutan kasus Century yang telah berjalan selama lebih dari tiga tahun itu.

"Pada saatnya akan kami publish. Kami perlu validasi dulu figur-figur, tokoh-tokoh, dan nama-nama itu," ujar Priyo.

Yang pasti, lanjut dia, Timwas Century akan terus bekerja menuntaskan pengusutan skandal bank Century tersebut. Dalam waktu dekat, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan juga akan dimintai keterangannya oleh Timwas Century.

Sebelumnya diberitakan, tim kecil dari Timwas Century yang mengunjungi Anas mengaku memperoleh empat nama baru berdasarkan keterangan Anas. Nama-nama baru itu juga kemungkinan akan dibahas dalam rapat oleh Timwas Century bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komnas HAM Desak adanya Otopsi Ulang Korban Penembakan Densus 88


JAKARTA (voa-islam.com) - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia berjanji akan mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM berat yang dilakukan Densus 88. Termasuk akan meminta pertanggungjawaban secara hukum jika aparat Densus 88 terbukti melanggar HAM berat.

"Kami akan bawa ke Pengadilan Adhoc (khusus) HAM. Kami sedang susun langkah-langkahnya," kata Komisioner Komnas HAM Siane Indriani, Ahad (3/3/2013).

Untuk langkah pertama, Komisi akan mengumpulkan bukti dengan bekal sejumlah video dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan tim Densus 88. Komnas hendak memverifikasi keaslian video itu. Termasuk kebenaran terjadinya pelanggaran HAM berat, korban, hingga lokasi kejadian.

"Yang terpenting adalah hasil otopsi ulang terhadap korban meninggal," kata Siane.

Sebab, selama ini hasil otopsi terduga teroris yang meninggal selalu berasal dari polisi. Sedangkan polisi biasanya hanya menyatakan terduga teroris meninggal karena upaya petugas mempertahankan diri.

Siane meminta agar Polri bersedia terbuka memberikan informasi yang diperlukan Komnas HAM. Sebab, langkah yang ditempuh Komnas bukan untuk memperburuk citra Polri atau Densus, tapi memperbaiki kinerja. [Widad/tmp]

Sabtu, 02 Maret 2013

Sejak Jokowi Jadi Gubernur, Sampah Jakarta Naik Jadi 6.000 Ton per Hari


Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Sejak Joko Widodo (Jokowi) menjadi Gubernur DKI Jakarta, setoran sampah DKI Jakarta tiap harinya meningkat dari 5.300 ton/hari menjadi 6.000 ton/hari.

Hal ini dikatakan Direktur Utama PT Godang Tua Jaya (perusahaan pengelola tempatr pembuangan sampah terpadu/TPST Bantar Gebang) Rekson Sitorus usai penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) dengan Pertamina dan Solena untuk pembangunan PLTSA di Bantargebang, di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (1/3/2013).

"Sejak Pak Jokowi jadi Gubernur, sampah Jakarta ke Bantar Gebang dari 5.300 ton per hari meningkat menjadi 6.000 ton per hari," kata Rekson.

Dia mengatakan, peningkatan setoran sampah ini karena Jokowi mengeluh seluruh selokan di Jakarta penuh dengan sampah, akhirnya pembuangan sampah ke Bantar Gebang meningkat.

"Ini karena Jokowi instruksikan pengerukan seluruh selokan di Jakarta dan semuanya dilempar ke Bantar Gebang," katanya.

Saat ini dari 6.000 ton sampah yang masuk ke Bantar Gebang, kata Rekson, baru 2.000 ton yang dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik sebesar 12,5 megawatt (MW).

"Nanti 2.000 ton sampah lagi akan digunakan untuk proyek PLTSA 183 MW yang akan dibangun oleh Pertamina dan Solena. Sisanya kita tunggu investor lainnya yang mau masuk," cetus Rekson.

Jumat, 01 Maret 2013

JENIS SENJATA YANG MEMATIKAN

Pada jaman dahulu sering terjadi peperangan antara suku atau kerajan mereka masing masing mempertahankan kekeuasan atau malah ingin memrebut kekuasan untuk menabah luas kekuasan,

pada jaman dahulu juga mereka mengunakan senjata senjata yang sunguh sangat tradisional alias kuno, namun biarpun senjata yang di gunakan kuno 10 senjata berikut ini sangat berbahaya ingin tahu senjata apa aja itu simak tulisan berikut ini.

1. Panah Berapi



Sederhana namun efektif, panah berapi telah digunakan di seluruh dunia dalam pengepungan untuk menghancurkan kekuatan musuh. Pemanah akan mengirim hujan panah berapi untuk melumpuhkan sebuah kota musuh hanya dalam hitungan menit.

2. Katana



Katana adalah salah satu jenis pedang yang paling terkenal dan berbahaya dari pedang yang pernah dibuat oleh Jepang dengan kemampuan memotong yang tidak diragukan lagi. Sedikit melengkung,dengan pegangan panjang untuk dua tangan, pedang ini sering digunakan oleh para samurai selama feodal Jepang, dan sering disebut sebagai "Pedang Samurai".

3. Greek Fire (Api Yunani)



Kekaisaran Bizantium telah membekali pasukan angkatan lautnya dengan senjata pembakar yang siap membakar musuh. Senjata ini sangat efektif untuk membakar dan menenggelamkan kapal lawan. Bahkan, Bizantium mampu menangkis pasukan Muslim dengan senjata ini pada 672 Masehi.

4. Ballista



Senjata ini sering dikenal sebagai panah otomatis berukuran besar. Berbeda dengan mangonel yang digunakan untuk mengayunkan benda ke udara, ballista ini digunakan untuk melemparkan panah besar yang bisa merobek barisan tentara, atau menerobos benteng musuh. Senjata ini sangat akurat dan bisa membidik target lebih dari 500 meter jauhnya dan bisa memberikan kerusakan besar.

5. Mangonel



Ini adalah senjata pengepungan dalam peperangan, dan telah digunakan sejak awal masa Yunani kuno. Senjata yang berproyektil besar dan mampu melemparkan benda apapu, termasuk batu-batu besar, mayat berpenyakitan, maupun panah. Mangonel cukup efektif sebagai senjata pengepungan, bahkan dalam Perang Dunia I, tentara Perancis menggunakan mangonel moderen untuk melemparkan granat pada musuh.

6. Spartan Hoplon Shield




Terbuat dari kayu, dan kadang-kadang dilapisi dengan perunggu, senjata ini mampu menjadi perisai dengan kemampuan bertahan yang besar dan mampu menahan hampir semua senjata musuh.Selain itu, berat dan besar perisai ini membuatnya menjadi senjata ampuh yang dengan mudah merobohkan lawan yang dibarengi dengan pukulan dan tusukan sebagai finishing. Musuh memang tidak dapat melihat perisai ini yang terlihat sederhana sebagai sebuah ancaman, tetapi jangan salah, dengan tepi yang tipis dan desain yang keras dapat melumpuhkan lawan dengan mudah.

7. Dead Bodies



Senjata ini dikenal menakutkan walaupun tidak menyebabkan kerusakan fisik, dengan melemparkan mayat ke wilayah musuh yang bertujuan untuk menimbulkan ketakutan dihati para musuh. Yang lebih mengerikan, mayat-mayat yang dilempar ini adalah mayat yang berpenyakitan dan dapat menyebarkan penyakit ke wilayah lawan. Senjata ini dapat digunakan untuk melemahkan psikologis dan biologis lawan.

8. Shuriken



Kecil tapi mematikan, Shuriken adalah senjata untuk menyerang titik-titik lemah lawan seperti leher, tangan, pergelangan tangan, kaki, dan daerah senritif lainnya. Senjata Jepang kuno ini sebenarnya tidak hanya digunakan oleh ninja, tetapi juga oleh samurai. Meskipun kemampuan untuk melukai sangat tinggi, tetapi senjata ini digunakan sebagai senjata sekunder. Senjata ini mudah untuk disembunyikan dan dapat dilempar dengan kecepatan tinggi.

9. Spear



Salah satu senjata tertua dalam sejarah dunia adalah tombak yang pertama kali digunakan untuk berburu lebih dari 400.000 tahun yang lalu. Manusia lalu menyadari bahwa senjata ini berpotensi untuk membunuh dan kemudian mulai digunakan sebagai senjata dasar dalam pertempuran. Dari zamanYunani kuno ke Abad Pertengahan Jepang, senjata ini telah digunakan untuk pertempuran. Daya dorong senjata ini tak tertandingi dan dapat dilemparkan pada jarak yang jauh untuk melumpuhkan musuh.

10. Flail

tkp-gila[dot]blogspot[dot]com



Bola berduri ini memang menakutkan dan digunakan selama abad pertengahan dan dipercaya sebagai senjata yang akurat dan mematikan dalam pertempuran. Senjata ini memang bisa membuat lawan gemetar, selain bisa digunakan untuk perlawanan jarak dekat, senjata ini juga bisa digunakan untuk perlawanan jarak jauh dengan melemparkan bola ini ke arah musuh.

Kamis, 28 Februari 2013

Ratusan Orang Demo Tuntut Walikota Manado Mundur


Wed,27 February 2013 | 20:33

   
KBR68H, Manado - Massa yang tergabung dalam 14 Organisasi Masyarakat berunjukrasa di Kantor Walikota Manado juga di Kejaksaan Tinggi dan Kantor Gubernur. Warga tergabung dalam sejumlah organisasi seperti; Aliansi Ormas dan LSM Anti Korupsi, Gerakan Pemuda Islam Indonesia dan Lembaga Pemberdayaan Pedagang Mandiri.

Koordinator Lapangan, Tirsen Rambing mengatakan mereka menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi APBD 2006 Kota Manado. Mereka menuding Walikota Manado Vecky Lumentut terlibat dalam kasus ini.

"Yang jadi temuan sebenarnya sudah jelas kami melihat dari APBD Kota Manado itu sudah resmi di laporkan dan itu sudah ada putusan dari pengadilan di mana itu korupsi bersama-sama yang didalamnya diduga walikota Manado juga terlibat," ujarnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten Intel, Andi Rumpang di saat menerima para pendemo di Kejati Sulut mengatakan, dugaan kasus korupsi APBD 2006 sudah di tangani langsung KPK. Pengusutan kasus ini masih terus berjalan hingga kini.

Wapres Optimistis Kemajuan Ekonomi Indonesia Berlanjut


Thu,28 February 2013 | 10:14

   
Jakarta, 28/2 (ANTARA) - Wakil Presiden Boediono optimis kemajuan ekonomi Indonesia hingga 2014 akan berlanjut sekalipun dalam 10 bulan kedepan merupakan tahun penyelenggaraan pemilihan umum yang merupakan kegiatan politik.

""Saya yakin pada 2014 akan membawa dorongan baru dalam memperkuat reformasi dan pembaharuan. Saya optimis tentang prospek itu," kata Wapres Boediono saat memberikan sambutan kunci "Economist Conference Indonesia Summit 2013" di Jakarta, Kamis.

Menurut Boediono, fakta selama ini menunjukkan bahwa Indonesia saat ini tetap menjadi salah satu tempat yang kondusif dengan iklim ekonomi yang baik sehingga merupakan alasan kuat untuk optimisme tersebut.

Bukti itu, kata Wapres, diperlihatkan saat berhasil melewati krisis global tahun 2008 yang nyaris tanpa melalui kesulitan.

"Memang ada beberapa sektor yang tumbuh negatif tetapi kemudian dengan cepat pulih, dan sejak itu kami telah mampu mempertahankan pertumbuhan kami lebih dari enam persen dengan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan," kata Wapres.

Sepanjang periode tersebut, katanya, stabilitas keuangan dan ekonomi tetap dipertahankan.

Menurut Boediono, perekonomian Indonesia sangat berlabuh di dua pilar stabilitas, yaitu politik dan makroekonomi.

Indonesia memiliki sumber daya alam yang luas dan beragam dengan konsumsi domestik sekitar 60 persen.

Dari sisi permintaan perekonomian Indonesia juga sangat kuat dengan pertumbuhan konsumsi dan investasi akan membaik selama dua hingga tiga tahun ke depan.

Hal lain yang menjadikan Wapres optimistis dengan perekonomian nasional adalah kondisi politik yang stabil, meskipun banyak negara yang alami krisis politik.

"Meskipun banyak rintangan awal, reformasi berjalan dengan baik. Demokrasi baik di tingkat pusat maupun daerah juga berjalan baik," kata Wapres.

10.000 Buruh Demo Tolak Penangguhan Upah




Jakarta, 28/2 (ANTARA) - Sekitar 10.000 orang yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea akan berunjuk rasa menolak penangguhan penetapan upah di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat.

"Massa berjumlah 10.000 orang akan long march dari Bundaran HI menuju Istana," kata Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea di Jakarta, Kamais.

Andi mengatakan massa akan berkumpul mulai pukul 10.00 WIB di Bundaran HI, kemudian berjalan kaki menuju Istana Presiden dan bergerak ke Gedung DPR/MPR.

Selain menolak penangguhan penetapan upah, para buruh juga mendesak pemerintah segera memberlakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang proburuh, menolak Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional, serta melawan aksi premanisme.

Pengalihan lalu lintas Sementara itu, Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyono menuturkan pihak kepolisian telah menyiapkan skenario pengalihan arus lalulintas saat terjadi kepadatan akibat peningkatan konsentrasi jumlah massa pengunjuk rasa.

Kombes Wahyono mengimbau pengguna kendaraan agar menghindari beberapa ruas jalan yang menjadi jalur aksi buruh, seperti Jalan Gatot Subroto setelah Semanggi arah barat, timur dan Jalan Gatot Subroto setelah perempatan Kuningan arah timur. 
 
 

Rabu, 27 Februari 2013

Nyalon Jadi Bupati, Limbad Minta Tak Dikaitkan dengan Kasus Mertua


Mahardian Prawira Bhisma - detikhot
Selasa, 26/02/2013 19:37 WIB

Jakarta - Di tengah pengumuman dirinya yang akan mencalonkan diri sebagai Bupati Tegal, Limbad kini juga masih tersandung kasus tuduhan zina oleh istri pertamanya.

Magician yang identik dengan warna serba hitam itu juga terbelit kasus lain. Sang mertua, Bunyana Sofa masih mendekam di Polres Tangerang karena tuduhan pemerasan.

Namun Limbad meminta masyarakat untuk tak menyangkutpautkan masalah tersebut dengan langkahnya maju ke dunia politik. Hal itu dikatakannya saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta Barat, Selasa (26/2/2013).

"Itu jangan disangkutpautkan dengan saya ya karena profesinya berbeda, apapun itu beliau itu ibu mertua saya, tetap saya dukung. Tetap saya support bagaimana caranya itu saya harus bisa keluar dengan yang saya bisa," paparnya.

Selain itu, Limbad juga yakin masyarakat bisa secara objektif memandang dua hal tersebut. Karenanya, tak terbesit keraguan di benak Limbad untuk pencalonan dirinya itu.

Limbad akan mencalonkan diri bersama Partai Hanura dalam waktu dekat ini. Ia juga mengaku langkahnya didukung penuh oleh partai yang mengusungnya itu.

Senin, 25 Februari 2013

Politisi PD: Tanpa Uang, Caleg Kompeten Sulit Bersaing

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Demokrat, Gede Pasek Suardika tidak memungkiri sulitnya menentukan caleg ideal yang kompeten dan berintegritas. Caleg yang memiliki kualifikasi dan integritas baik semestinya didukung secara finansial.

"Kita tidak bisa mencari caleg yang ideal 100 persen," kata Pasek dalam diskusi bertajuk 'Idealisme Parpol Dalam Memilih Caleg Profesional' di ruang pers Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (22/2/2013).

Pasek menjelaskan dengan sistem suara terbanyak maka parpol mengandalkan strategi menempatkan calon yang berpotensi mendulang banyak suara. "Karena acuannya itu, maka popularitas itu nomor 1, kemudian elektabilitas dan finansial," sebutnya.

Diakui Ketua Komisi III DPR ini, parpol mestinya mencari jalan tengah dengan menempatkan calon yang berkualitas termasuk didukung finansial yang kuat. "Semua parpol tidak mungkin asal menempatkan calonnya," katanya.

Tapi Pasek mencontohkan kecilnya peluang caleg kompeten terpilih bila tidak didukung finansial untuk menyosialisasikan diri. "Ada calon yang sangat ideal, dia mengerti legislasi mengerti sistem pengawasan. Tapi nggak punya popularitas, dia akan berat melangkah. Dan bila finansial lemah maka calon ideal ini akan sulit bersaing," tutur Pasek.

Meski begitu, Pasek meyakini caleg yang akan bersaing di Pemilu 2014 lebih baik dibanding Pemilu sebelumnya. Kata Pasek akan ada persaingan calon di internal secara kompetitif untuk mendapat suara di Pemilu karena parpol akan memilih calon terbaik.

"Di kami ada beberapa dapil, jumlah caleg melebihi batas yang ada. Persaingan internal jadi lebih ketat. Parpol harus membuat rumusan manajemen dapil yang tepat," ujarnya.

Khusus di Demokrat, proses penyaringan caleg di tingkat daerah telah dimulai. Nantinya DPC dan DPD akan mengusulkan calon yang maju dan daerah pemilihannya. "Kalau di pusat kewenangan ada di majelis tinggi," kata Pasek.

(fdn/rmd)

Ketua DPW NasDem Sulbar Mengundurkan diri


Jakarta - Gelombang pengunduran diri kader Partai NasDem belum juga surut. Ketua DPW NasDem Sulawesi Barat (Sulbar)mengundurkan diri.

"Pada (21/2/2013) pukul 04.15 WIB, saya secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari Partai NasDem," ujar Ketua NasDem Sulbar M Yasin dalam rilisnya seperti yang diterima detikcom, Sabtu (23/2/2013).

Menurut Yasin, alasan pengunduran dirinya yakni adanya pergantian kepengurusan di tingkat pusat dan pembekuan kepengurusan di beberapa provinsi serta berbagai dinamika internal yang tidak sejalan dengan cita-cita besar restorasi yang selama ini menjadi tagline gerakan perubahan. Hal ini membuat suasana kebatinan dirinya pada Partai NasDem menjadi terganggu.

"Pada akhirnya saya berkesimpulan, Partai NasDem bukan tempat yang cocok untuk saya dalam memperjuangkan cita-cita politik. Saya juga kesulitan, meyakinkan publik tentang makna perubahan dan moralitas yang diusung partai ini, di mana masyarakat luas mengetahui suasana yang tidak diharapkan dalam internal partai," kata Yunus.

Yunus bercita-cita mewujudkan parpol yang mengedepankan penghargaan kepada orang-orang yang telah bekerja keras, berkeringat dan berkualitas. Dengan begitu terwujud iklim politik di mana setiap pelaku politik mengakui prestasi orang lain yang akhirnya media dipenuhi berita prestasi anak bangsa.

Yunus membayangkan perubahan pengurus pusat NasDem terjadi sebelum Pemilu 2014. Dia juga menerima amanah sebagai Ketum NasDem Sulbar dan tanpa rasa curiga menandatangani pernyataan siap diganti setelah kepengurusan DPP berganti.

"Padahal saya telah bekerja keras meloloskan partai menjadi peserta pemilu," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Yunus menyerahkan sepenuhnya jabatannya kepada DPP Partai NasDem. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman pengurus partai NasDem Sulbar yang telah bersama-bersama berjuang menyelesaikan amanah pembentukan, pemberkasan dan tahapan verifikasi baik di Kementerian Hukum dan HAM serta KPU.

(nik/gah)

Kader & Bakal Caleg NasDem di Kukar Ramai-ramai Mundur

Senin, 25/02/2013 15:56 WIB

Robert - detikNews
Ilustrasi/kader NasDem Kaltim membakar seragam saat mengundurkan diri
Samarinda - Pengurus DPD Partai NasDem Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim dan pengurus organisasi sayap serta kader beramai-ramai mengundurkan diri. Mereka membakar atribut dan KTA sebagai bentuk protes.

"Terhitung mulai hari ini, seluruh pengurus, caleg, sayap partai dan pengurus tingkat kecamatan, menyatakan mundur," kata mantan Ketua DPD NasDem Kutai Kartanegara, Surpani, saat dihubungi detikcom, Senin (25/2/2013).

Pengunduran diri pengurus dan kader partai merupakan aksi lanjutan dari aksi serupa dari DPD NasDem Kota Balikpapan dan DPW NasDem Provinsi Kaltim, beberapa waktu lalu. Menurut Surpani, terdapat sejumlah pertimbangan yang mendasari pengunduran diri pengurus dan NasDem di Kutai Kartanegara.

"Pertimbangannya bahwa saat ini tidak ada lagi gerakan perubahan. Restorasi yang sebenarnya tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya. Yang ada sekarang, politik transaksional dengan kepentingan kekuasaan-kekuasaan tertentu," ujar Surpani.

"Sekarang juga tidak ada lagi upaya memahami dan menghargai bagi siapa-siapa yang telah membesarkan partai dan yang meloloskan partai, termasuk kerja keras kader di daerah," tambahnya.

Pengunduran diri ketua dan pengurus yang diumumkan di Sekretariat DPD Partai NasDem Kutai Kartanegara, Jl Pesut No 91 Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, diwarnai aksi pengumpulan atribut dan KTA di depan sekretariat. Mereka membakar atribut dan KTA sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap partai yang diketuai Surya Paloh itu.

Pada Kamis (21/2/2013) lalu, ketua, pengurus dan kader DPW Partai NasDem Kaltim mengundurkan diri. Bertempat di kantor DPW Partai NasDem Jl Teuku Umar, Samarinda, mereka mencopot, mengembalikan KTA dan membakar atribut partai.


Minggu, 24 Februari 2013

Quick Count LSI di Bandung: Aher-Deddy Keluar Sebagai Pemenang

Minggu, 24/02/2013 16:11 WIB

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jakarta - Hasil perolehan quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI), merilis pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar keluar sebagai pemenang. Meski data belum terkumpul 100 persen, LSI menyatakan hasil akhir tak akan jauh berbeda, dimana Aher-Dedy tetap akan mengungguli perolehan suara.

Sementara untuk posisi kedua adalah pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki dan ketiga Dede Yusuf-Lex Laksamana. "Meski belum 100 persen, tapi kami menyatakan bahwa Aher-Dedy akan memenangi Pilgub Jabar," ujar Direktur Riset, Hendro Prasetyo dalam jumpa pers di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Minggu (24/2/2013).

Hingga pukul 16.00 WIB, data masuk yang telah diterima LSI yaitu 95,33 persen dengan tingkat partisipasi 66,36 persen. Ini dia hasil perolehan suaranya:

Pasangan nomor 1 (Dikdik-Toyib)= 2,02 persen
Pasangan Nomor 2 (Yance-Tatang) = 12,01 persen
Pasangan Nomor 3 (Dede-Lex) = 25,39 persen
Pasangan Nomor 4 (Aher-Deddy) = 33,21 persen
Pasangan Nomor 5 (Rieke-Teten) = 27,37 persen

"Hasil ini termasuk mengejutkan dimana sebelumnya diprediksi yang susul menyusul adalah Aher-Dedy dan Dedy Lex, tapi kemudian Rieke muncul tanpa diperhitungkan. Ini menunjukkan satu dinamika yang luar biasa," tuturnya.
(tya/ern)

Kamis, 21 Februari 2013

Atlit Jabar: Terima Kasih Kang Aher


Kamis, 21 Februari 2013


"Dukungan Kang Aher untuk kemajuan olahraga di Jawa Barat sangat besar. Sebagai bentuk penghargaan, bukan hanya mendapatkan uang pembinaan, tapi kami juga mendapatkan bonus rumah.Terima kasih Kang Aher."

(Dadan Amanda, peraih medali emas cabang olahraga tinju pada PON XVIII 2012)

Rabu, 20 Februari 2013

HATI HATI




*** Bismillah Apakah masih suka makan saos, yang biasa ada di MIE AYAM dan juga BAKSO ***


Liputan6.com, Jakarta: Bicara soal makanan, Indonesia bisa dibilang gudangnya makanan yang menerbitkan selera. Cari santapan mewah nan lezat ada atau santapan murah dan sederhana, namun hmmm.. tetap menggoyang lidah juga tersedia. Agar makanan jadi tambah lezat menambahkan campuran penambah rasa tertentu jadi opsi yang dipilih.

Anda suka pedas atau sekadar ingin menambahkan rasa menggigit pada makanan biasanya sambal jadi favorit. Bahkan bagi sebagian orang terutama pecinta makanan pedas tak lengkap rasanya jika tak menambahkan menu sambal disetiap makanan. Mau sambal pabrik atau sambal buatan sendiri tinggal pilih.

Untuk jenis makanan tertentu saus sambal dalam kemasan banyak digunakan terlebih jenis penganan pinggir jalan. Warnanya benar-benar menggugah selera.

Namun kegemaran masyarakat akan makanan bercita rasa pedas harus diikuti kehati-hatian. Tak hanya sebabkan gangguan perut tapi ada bahaya lain mengintai.

Berbekal informasi dari seorang kerabat tentang peredaran saus sambal berbahaya, tim Sigi belum lama ini menyambangi salah satu kota di Jawa Tengah. Penelusuran diawali di salah satu pasar.

Fakta mencurigakan segera didapati. Dibalik cabe-cabe segar ini terselip cabe yang sudah busuk. Begitu juga tomat-tomatnya yang sudah busuk tak dibuang tapi tetap dijual, tentu dengan harga yang sangat miring. Ternyata benar, upaya investigasi tak sia sia. Kabar adanya pembuatan saus tak sehat berhasil diperoleh.

Pembuatan saus tak sehat ini dilakukan seadanya di rumah berukuran kecil. Guna mengetahui lebih dekat, tim Sigi berpura-pura sebagai pembeli dalam partai besar sekaligus mencari tahu proses pembuatan saus sambal di tempat ini.

Informasi seputar proses pembuatan saus pelan-pelan mulai mengalir. Adonan saus sambal tersedia di drum-drum besar. Kemudian hanya dipanaskan di tungku besar.

Proses pengemasannya juga langsung dilakukan di tempat tersebut, tentu saja dengan teknologi seadanya. Saus yang telah diproses, dikemas, dan siap dipasarkan. Sejauh ini belum ditemukan unsur yang melanggar hukum.

Belum berhasil mengungkap produksi saus berbahaya, penelusuran dilanjutkan ke pembuat saus lainnya. Akhirnya didapati lagi salah seorang pembuat saus sambal yang diduga hasil produksinya sangat tidak higienis.

Pedagang tersebut ternyata bersedia buka kartu bagaimana cara dan trik membuat saus sambal dengan bahan sangat murah. Sudah bisa ditebak tidak bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya bahkan cenderung tidak sehat dikonsumsi. "Tadinya nggak enak rasanya, tapi lama-lama banyak yang menyukainya," kata Parmin, pembuat saus.

Bahan baku yang diperlukan didapat dengan mudah di pasar. Cabe, pepaya, tomat hingga bawang semua dalam kondisi busuk. Masih ada fakta yang lebih mengerikan. Ia juga menambahkan bahan-bahan kimia berbahaya. Sang pembuat saus tak kesulitan mendapatkan bahan kimia yang seharusnya tak dijual bebas.

Tak mau gegabah saus buatannya dimasukkan ke botol layaknya produk berkualitas baik. Supaya tak berbiaya ia gunakan botol-botol bekas saus yang dikumpulkan di rongsokan. Sebelum pemrosesan bahan baku didapati fakta lain yang menjijikkan dari cabe busuk yang akan diolah.

Dan......dimulailah proses pembuatan saus sambal yang sangat tidak layak. Buah-buahan yang sudah busuk dihaluskan bukan dengan mesin tapi dengan diinjak-injak. Agar saus tahan lama adonan ditambahkan pengawet natrium benzoat.

Supaya berwarna segar dan menarik pembeli pewarna tekstil pun dihalalkan dicampur ke dalam adonan saus. Padahal, penggunaan bahan kimia tanpa perhitungan apalagi juga menggunakannya bukan untuk makanan akan sangat membahayakan.

Supaya tak terlalu kentara ada trik untuk mengelabui konsumen. Agar hasilnya lebih sempurna adonan disaring supaya saus lebih halus. Dan agar bau menyengat dari bahan-bahan busuk hilang adonan saus berbahaya ini dipanaskan. Proses pemanasan dilakukan juga untuk membuat saus ini lebih kental.

Saus pun siap dikemas. Botol-botol yang dibeli dari rongsokan jadi pilihan agar saus terlihat meyakinkan meski tanpa merek. Satu persatu botol diisi penuh dan siap dipasarkan.

Untuk menjual produk saus ini, sang pembuat saus harus berkeliling untuk menyasar pembeli. Harganya yang murah rupanya jadi daya tarik untuk pelanggannya. "Dengan modal sedikit saya ingin mendapat keuntungan yang lebih besar," ujar Parmin.

Supaya lebih mendapat kepastian bahaya atau tidaknya saus, tim Sigi membawanya ke laboratorium pangan. Hasilnya mengerikan. Kandungan pengawet di saus ini jauh diatas ambang batas yang bisa dikonsumsi.

Tidak main-main kandungan benzoat yang melampaui ambang batas akan berdampak sangat buruk bagi tubuh. Selain mengandung pengawet yang jauh melampaui ambang batas, hasil uji teknis laboratorium benar-benar membuktikan fakta ini. Belum lagi dampak dari ketidakhigienisan proses produksi dan bahan-bahan yang sudah busuk.

Efek buruk saus yang dibuat ugal-ugalan ini diamini oleh Dinas Kesehatan. Menurut Niken WH, Kepala Dinkes Kota Semarang, jika takarannya melebihi efek yang akan dirasakan adalah gangguan fungsi ginjal.

Namun sayangnya pengawasan soal beredarnya makanan berbahaya ini tampaknya belum jadi prioritas. Sementara lembaga pembinaan dan perlindungan konsumen punya komentar tersendiri seputar peredaran saus berbahaya. Faktanya saus berbahaya terbukti masih beredar di pasaran.(IAN)
‎*** Bismillah Apakah masih suka makan saos, yang biasa ada di MIE AYAM dan juga BAKSO ***


Liputan6.com, Jakarta: Bicara soal makanan, Indonesia bisa dibilang gudangnya makanan yang menerbitkan selera. Cari santapan mewah nan lezat ada atau santapan murah dan sederhana, namun hmmm.. tetap menggoyang lidah juga tersedia. Agar makanan jadi tambah lezat menambahkan campuran penambah rasa tertentu jadi opsi yang dipilih.

Anda suka pedas atau sekadar ingin menambahkan rasa menggigit pada makanan biasanya sambal jadi favorit. Bahkan bagi sebagian orang terutama pecinta makanan pedas tak lengkap rasanya jika tak menambahkan menu sambal disetiap makanan. Mau sambal pabrik atau sambal buatan sendiri tinggal pilih.

Untuk jenis makanan tertentu saus sambal dalam kemasan banyak digunakan terlebih jenis penganan pinggir jalan. Warnanya benar-benar menggugah selera.

Namun kegemaran masyarakat akan makanan bercita rasa pedas harus diikuti kehati-hatian. Tak hanya sebabkan gangguan perut tapi ada bahaya lain mengintai.

Berbekal informasi dari seorang kerabat tentang peredaran saus sambal berbahaya, tim Sigi belum lama ini menyambangi salah satu kota di Jawa Tengah. Penelusuran diawali di salah satu pasar.

Fakta mencurigakan segera didapati. Dibalik cabe-cabe segar ini terselip cabe yang sudah busuk. Begitu juga tomat-tomatnya yang sudah busuk tak dibuang tapi tetap dijual, tentu dengan harga yang sangat miring. Ternyata benar, upaya investigasi tak sia sia. Kabar adanya pembuatan saus tak sehat berhasil diperoleh.

Pembuatan saus tak sehat ini dilakukan seadanya di rumah berukuran kecil. Guna mengetahui lebih dekat, tim Sigi berpura-pura sebagai pembeli dalam partai besar sekaligus mencari tahu proses pembuatan saus sambal di tempat ini.

Informasi seputar proses pembuatan saus pelan-pelan mulai mengalir. Adonan saus sambal tersedia di drum-drum besar. Kemudian hanya dipanaskan di tungku besar.

Proses pengemasannya juga langsung dilakukan di tempat tersebut, tentu saja dengan teknologi seadanya. Saus yang telah diproses, dikemas, dan siap dipasarkan. Sejauh ini belum ditemukan unsur yang melanggar hukum.

Belum berhasil mengungkap produksi saus berbahaya, penelusuran dilanjutkan ke pembuat saus lainnya. Akhirnya didapati lagi salah seorang pembuat saus sambal yang diduga hasil produksinya sangat tidak higienis.

Pedagang tersebut ternyata bersedia buka kartu bagaimana cara dan trik membuat saus sambal dengan bahan sangat murah. Sudah bisa ditebak tidak bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya bahkan cenderung tidak sehat dikonsumsi. "Tadinya nggak enak rasanya, tapi lama-lama banyak yang menyukainya," kata Parmin, pembuat saus.

Bahan baku yang diperlukan didapat dengan mudah di pasar. Cabe, pepaya, tomat hingga bawang semua dalam kondisi busuk. Masih ada fakta yang lebih mengerikan. Ia juga menambahkan bahan-bahan kimia berbahaya. Sang pembuat saus tak kesulitan mendapatkan bahan kimia yang seharusnya tak dijual bebas.

Tak mau gegabah saus buatannya dimasukkan ke botol layaknya produk berkualitas baik. Supaya tak berbiaya ia gunakan botol-botol bekas saus yang dikumpulkan di rongsokan. Sebelum pemrosesan bahan baku didapati fakta lain yang menjijikkan dari cabe busuk yang akan diolah.

Dan......dimulailah proses pembuatan saus sambal yang sangat tidak layak. Buah-buahan yang sudah busuk dihaluskan bukan dengan mesin tapi dengan diinjak-injak. Agar saus tahan lama adonan ditambahkan pengawet natrium benzoat.

Supaya berwarna segar dan menarik pembeli pewarna tekstil pun dihalalkan dicampur ke dalam adonan saus. Padahal, penggunaan bahan kimia tanpa perhitungan apalagi juga menggunakannya bukan untuk makanan akan sangat membahayakan.

Supaya tak terlalu kentara ada trik untuk mengelabui konsumen. Agar hasilnya lebih sempurna adonan disaring supaya saus lebih halus. Dan agar bau menyengat dari bahan-bahan busuk hilang adonan saus berbahaya ini dipanaskan. Proses pemanasan dilakukan juga untuk membuat saus ini lebih kental.

Saus pun siap dikemas. Botol-botol yang dibeli dari rongsokan jadi pilihan agar saus terlihat meyakinkan meski tanpa merek. Satu persatu botol diisi penuh dan siap dipasarkan.

Untuk menjual produk saus ini, sang pembuat saus harus berkeliling untuk menyasar pembeli. Harganya yang murah rupanya jadi daya tarik untuk pelanggannya. "Dengan modal sedikit saya ingin mendapat keuntungan yang lebih besar," ujar Parmin.

Supaya lebih mendapat kepastian bahaya atau tidaknya saus, tim Sigi membawanya ke laboratorium pangan. Hasilnya mengerikan. Kandungan pengawet di saus ini jauh diatas ambang batas yang bisa dikonsumsi.

Tidak main-main kandungan benzoat yang melampaui ambang batas akan berdampak sangat buruk bagi tubuh. Selain mengandung pengawet yang jauh melampaui ambang batas, hasil uji teknis laboratorium benar-benar membuktikan fakta ini. Belum lagi dampak dari ketidakhigienisan proses produksi dan bahan-bahan yang sudah busuk.

Efek buruk saus yang dibuat ugal-ugalan ini diamini oleh Dinas Kesehatan. Menurut Niken WH, Kepala Dinkes Kota Semarang, jika takarannya melebihi efek yang akan dirasakan adalah gangguan fungsi ginjal.

Namun sayangnya pengawasan soal beredarnya makanan berbahaya ini tampaknya belum jadi prioritas. Sementara lembaga pembinaan dan perlindungan konsumen punya komentar tersendiri seputar peredaran saus berbahaya. Faktanya saus berbahaya terbukti masih beredar di pasaran.(IAN











Selasa, 19 Februari 2013

Ajak Jokowi Kampanye, Rieke-Teten Kena Sanksi Panwaslu

Selasa, 19/02/2013 10:26 WIB


Indra Subagja - detikNews
Jakarta - - Cagub-cawagub Jabar Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki diberi sanksi Panwaslu. Pasangan nomor lima itu dianggap melanggar aturan dengan mengikutsertakan pejabat negara yakni Gubernur DKI Jokowi dan Wagub Banten Rano Karno tanpa izin cuti.

"Jadi pasangan nomor lima tidak boleh kampanye lagi. Direkomendasikan tidak boleh kampanye sampai akhir kampanye," jelas Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/2/2013).

Keputusan ini merupakan pleno Panwaslu Kabupaten Bandung. Rapat digelar hingga pukul 03.00 WIB. Pihak kuasa hukum Rieke-Teten pun sudah dimintai keterangan.

"Mereka tidak bisa menunjukkan surat izin cuti Jokowi," kata Ihat.

Ihat menegaskan, pasangan Rieke-Teten melanggar Peraturan KPU No 14/2010 pasal 47 ayat 1 dan 2 di mana melibatkan pejabat negara tanpa cuti.

"Keputusannya sudah dikirim ke KPUD, keputusan sudah bulat. KPUD Harus menghormati dan melaksanakan rekomendasi Panswas. Bila tidak, Panwas akan melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)," urainya.

Jokowi ikut kampanye pada Sabtu (16/2) di Bandung dan Minggu (17/2) di Depok. Jokowi mengaku sudah mengajukan cuti ke Kemendagri. Tapi pihak Kemendagri menjelaskan izin cuti dari surat Jokowi baru datang pada Jumat (15/2). Kemendagri menegaskan, semestinya surat diajukan 12 hari sebelumnya.